PKB IKA XXI Bali

Improving Competence and Role of Pediatricians in the Era of Universal Health Coverage (Jaminan Kesehatan Nasional) to Achieve Target of Sustainable Development Goals (SDGs) and Children’s Welfare of Indonesia

Sebagai bentuk komitmen untuk berperan aktif dalam proses long life learning, Departemen Ilmu Kesehatan Anak (IKA) Fakultas Kedokteran Universitas Udayana dan RSUP Sanglah Denpasar kembali mengadakan kegiatan Pendidikan Kedokteran Berkelanjutan Ilmu Kesehatan Anak (PKB IKA). PKB IKA kali ini merupakan PKB ke XXI yang diadakan pada tanggal 22-23 November 2019 bertempat di Prime Plaza Hotel & Suites, Sanur.

Tema yang diangkat pada PKB kali ini adalah “Improving Competence and Role of Pediatricians in The Era of Universal Health Coverage (Jaminan Kesehatan Nasional) to Achieve Target of Sustainable Development Goals (SDGs) and Children’s Welfare of Indonesia”. Antusiasme baik dokter umum maupun dokter spesialis anak yang mengikuti acara ini sangatlah terasa, tidak hanya dari Bali yang merupakan tuan rumah PKB IKA peserta juga datang dari berbagai daerah di Indonesia. Tercatat jumlah peserta PKB IKA XXI lebih dari 200 peserta.

Rangkaian acara PKB terdiri dari symposium dan workshop. Simposium PKB IKA XXI membahas tentang update ilmu kedokteran dalam wadah seminar yang difasilitasi dengan sesi tanya jawab dalam forum diskusi. Tampak beberapa kali praktisi kesehatan bertanya kepada penyaji materi seputar ilmu terbaru yang disampaikan dan kasus nyata yang dihadapi dalam praktik sehari-hari.

Workshop PKB kali ini membahas tentang “New Approach of tuberculosis in children” yang disampaikan oleh para pakar yang ahli di bidangnya yaitu, DR. Dr. Ni Putu Siadi Purniti, Sp.A (K), DR. Dr Ida Bagus Subanada, Sp.A (K) dan Dr. Ayu Setyorini Mestika Mayangsari, M.Sc, Sp.A (K) yang menekankan TBC pada anak masih menjadi masalah yang dihadapi di Indonesia sehingga dibutuhkan tenaga kesehatan yang kompeten untuk mendiagnosis dan mengobati secara tepat. Workshop PKB XXI juga membahas tentang issue yang sedang ramai dibahas tidak hanya oleh petugas medis tapi juga oleh para pemangku jabatan public baik tingkat nasional maupun tingkat daerah yaitu “Comprehensive approach in children and adolescence with stunting”. Workshop yang dipandu oleh Prof. Dr. Soetjiningsih, Sp. A (K) ini juga menghadirkan para ahli di bidangnya masing-masing yaitu DR. Dr. I Gusti Lanang Sidhiarta, Sp. A (K), Dr. dr. I Gusti Ayu Trisna Windiani, Sp.A(K), Dr. I Putu Gede Karyana , Sp.A(K), dan DR. Dr. I Made arimbawa, Sp.A(K) yang menekankan stunting merupakan penyebab perawakan pendek yang harus diwaspadai karena dapat mengakibatkan gangguan perkembangan dan kecerdasan.

PKB IKA XXI ditutup dengan pesan untuk menerapkan ilmu kedokteran terbaru yang didapatkan selama 2 hari acara PKB berlangsung di daerah asal dan tempat praktik masing-masing dokter umum dan dokter spesialis anak. (redaksi)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *