DIABETIC CAMP

Sharing and caring for the better life, from patient to the expert

Berkemah atau yang lebih dikenal dengan nama camping adalah suatu kegiatan yang dilakukan di alam bebas dengan menginap di dalam tenda. Pemandangan alam yang indah dan asri mengajak kita mengenal alam ciptaan Tuhan. Kegiatan di alam bebas tentunya sangat menyenangkan bagi sebagian orang yang menggemarinya, dan berkemah atau camping bisa menjadi pilihan yang sempurna. Kegiatan camping biasanya sering berkaitan dengan kepramukaan dan pencinta alam, namun berbeda untuk kegiatan yang satu ini, yaitu kegiatan Diabetes Camp.

Pada hari yang cerah, Sabtu, 29 Juni 2019 acara Diabetes Camp berlangsung. Diawali dengan kegiatan berkumpul panitia dan peserta pada pukul 07.00 di titik kumpul area pintu masuk RSUP Sanglah. Setelah itu panitia dan peserta sampai di area camping yaitu di The Sila’s Bedugul pada pukul 09.50. Acara dibuka oleh salah satu konsultan ENdokrinologi anak di Bali, Dr. dr. I Made Arimbawa, Sp.A(K) selaku ketua panitia dan sekaligus juga membuka acara Diabetes Camp.

Tidak hanya acara camping, disana juga diadakan acara ilmiah yaitu acara yang memberi edukasi dan informasi kepada peserta Diabetes Camp yang juga menjadi pasien diabetes mellitus tipe 1. Materi dibawakan oleh dokter-dokter yang sangat berkompetensi dibidangnya, antara lain Dr. dr. I Wayan Bikin Suryawan, Sp.A(K), Dr. dr. I Made Arimbawa, Sp.A (K), dr. I Nyoman Arie Purwana, M.Sc, Sp.A, dan dr. Made Laksmi Dewi Adnyana. Para peserta dan orangtua peserta terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan ini, dilihat dari banyaknya pertanyaan dari peserta maupun orangtua peserta. Selanjutnya acara ilmiah ditutup dengan presentasi oleh Mitra yang mensponsori acara Diabetes Camp ini.

Makan siang dilangsungkan pada pukul 12.00 sekaligus para peserta dilakukan pengecekan darah secara gratis oleh mitra. Setelah itu acara dilanjutkan dengan acara Fun Games, acara berjalan dengan sangat amat seru dan gembira. Tiba pada puncak hari pertama acara Diabetes Camp yaitu malam keakraban, panitia sudah menyediakan sarana api unggun dan para peserta berkumpul didekat api yang mana diharapkan peserta dan para orangtua menjadi lebih akrab untuk satu sama lain.

Keesokan harinya yaitu hari terakhir Diabetes Camp, diadakan tracking di lingkungan sekitar The Sila’s Bedugul yang dipandu oleh seluruh panitia. Para peserta dan orang tua dapat melihat keindahan alam sekitar, dan mendapatkan pengalaman bersama sesame penderita diabetes, berbagi pengetahuan dan pengalaman bersama para ahlinya. Semoga dengan diadakan kegiatan ini, menjadi wadah yang berguna untuk para penderita diabetes tipe 1 dalam hal komunitas dan individual (redaksi).

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *