HAPPY NEW YEAR 2018

58 tahun RSUP Sanglah

Setelah melewati rangkaian kegiatan pradirgahayu, tanggal 30 Desember 2017 akhirnya datang juga. Di akhir tahun ini, RSUP SANGLAH tercinta merayakan ulang tahunnya yang ke-58. Usianya ternyata hanya sewindu lebih tua dari SMF Bagian Ilmu Kesehatan Anak yang ulang tahun emasnya juga baru dirayakan satu bulan yang lalu.

Gema-gema perayaan ulang tahun RSUP Sanglah sudah ada sejak dua bulan lalu. Kali ini yang mendapat kehormatan untuk menjadi pihak panitia perayaan adalah SMF Bagian Ilmu Penyakit Dalam. Rangkaian acara diawali dengan Pelayanan kesehatan di desa Sidemen Karangasem, malam budaya monolog pemimpin  di lapangan parkir RSUP Sanglah, persembahyangan bersama di pura cadhu sakti RSUP Sanglah, lomba Utsawa Darma Gita, Seminar geriatri untuk perawat, darma wacana, seminar bali geriatri update XI, pertandingan catur, donor darah, sanglah funwalk, lipsinc contest, seminar gabungan, lomba fotografi, seminar osteoporosis, tenis meja, sanglah tenis clup,  pekan ilmiah, tabur bunga, seminar transplantasi ginjal, lomba janger kreasi, lomba stand up komedi, dan yang terakhir acoustic band competition. Semua acara tersebut dimulai dari tanggal 4 November sampai dengan 29 Desember 2017, sebelum akhirnya ditutup puncaknya pada hari Sabtu kemarin.

Dari sekian banyak acara yang diselenggarakan, residen pediatri RSUP Sanglah tidak mau ketinggalan untuk menjadi bagian kemeriahana acara. Para residen pediatri yang memiliki bakat-bakat seni mendaftar untuk ikut lomba lipsync contest, lomba janger kreasi, lomba fotografi,  lomba acoustic band dan lomba nasi tumpeng. Dan yang tidak memiliki bakat seni untuk mengikuti lomba selalu menjadi supporter setia mendukung teman-teman residen yang tampil, termasuk para supervisornya yang mengijinkan untuk keluar stase sebentar saat tim pediatri tampil di panggung.

Dan hasilnya kemarin begitu menggembirakan, janger kreasi tim pediatri yang terdiri dari dr. Awik, dr Wijaya, dr. Satya, dr. Yanitama, dr. Karma, dr. Samita, dr. Eka dan dr. Indri berhasil menjadi juara satu. Jadi latihan setiap sore pulang stase 2 bulan terakhir mampu membuahkan hasil.  Dan yang membanggakan dari kemenangan tim janger adalah masuknya tim janger pediatri sebagai pengisi acara di perayaan puncak ulang tahun RSUP Sanglah. Tim band akustik pediatric yang bernama “Pediacoustic” walaupun belum meraih gelar juara, namun band yang terdiri dari dr. Sandhi (lead guitar), dr. Theo (rhythm guitar), dr Dayu purnama (bass guitar), dr. Asti (keyboard), dr. Yanitama (drum), dr. Eka Satria (violin), dan dr. Vania (vokal) berhasil memeriahkan acara saat itu dengan mengajak semua penonton ikut bergoyang dan bernyanyi bersama saat acara berlangsung. Acara ini merupakan salah satu ajang gathering bersama dengan semua SMF di RSUP Sanglah bersama semua staff dan jajaran direksi.

Di acara ulang tahun RSUP Sanglah kemarin juga terdapat acara yang di tunggu-tunggu oleh pihak pediatri, karena PPK Bagian Ilmu Kesehatan Anak terbaru yang sudah di proses sejak lama telah disahkan dan dapat dipergunakan.

Selalu ada yang baru di setiap perayaan ulang tahun RSUP Sanglah, semoga diumur yang semakin matang ini, RSUP Sanglah dapat selalu menjadi rumah sakit  yang selalu mengutamakan pelayanan kepada masyarakat luas dan mampu memfasilitasi pendidikan kedokteran sehingga selalu menghasilkan lulusan  dokter spesialis, dokter umum dan petugas kesehatan lainnya yang unggul dan berprestasi di masyarakat. (redaksi)

WORKSHOP LAYANAN PRIMA KESEHATAN ANAK: ASPEK LEGALITAS, MEDIS, DAN TUMBUH KEMBANG

Rabu, 27 Desember 2017, menjadi salah satu hari bersejarah bagian IKA FK UNUD karena pada saat ini, Program Studi Ilmu Kesehatan Anak mengadakan workshop yang bertemakan ?Workshop Pelayanan Prima Kesehatan Anak: Aspek Legalitas, Medis, dan Tumbuh Kembang?. Workshop ini bertujuan untuk menghasilkan kebijakan agar batasan umur pelayanan kesehatan anak di RSUP Sanglah adalah anak umur 0 hingga 18 tahun. Hal ini mengacu pada Undang- Undang Tentang Kesehatan (UU RI Nomor 36 Tahun 2009) Pasal  131. ayat 2: Upaya pemeliharaan kesehatan anak dilakukan sejak anak masih dalam kandungan, dilahirkan, setelah dilahirkan, dan sampai berusia 18  (delapan belas)  tahun. Pelayanan kesehatan anak tingkat dunia juga telah menerapkan layanan kesehatan anak pada usia 0-18 tahun. Sedangkan, saat ini RSUP Sanglah baru menerapkan pelayanan kesehatan anak pada usia 0-12 tahun.

Kegiatan ini terdiri dari pemaparan aspek klinis layanan prima kesehatan anak oleh dr. Ketut Dewi Kumara Wati, Sp.A(K) dan dilanjutkan dengan pemaparan aspek legalitas layanan prima oleh dr. Dody Firmanda, Sp.A(K). Kemudian acara dilanjutkan dengan diskusi mengenai kedua aspek tersebut dan melibatkan seluruh peserta yang terbagi dalam 2 kelompok yaitu kelompok aspek klinis dan aspek legalitas.

Selanjutnya acara diakhiri dengan pembacaan hasil diskusi dari masing-masing kelompok. Adapun hasil diskusi kelompok aspek Klinis adalah ?Batasan usia anak 0-18 tahun sudah ada pada UU RI, kemudian seharusnya diikuti dengan Surat Keputusan Kebijakan Dirut tentang pelayanan kesehatan anak sehingga dapat dijadikan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam pelayanan. Dari Surat Keputusan tersebut akan dibuat kebijakan lintas departemen, lalu disusul pedoman/panduan SPO pelayanan kesehatan anak dengan mempertimbangkan diagnosis dan emergensi pasien mengenai DPJP?. Sedangkan, hasil diskusi kelompok aspek Legalitas adalah ?Penyesuaian clinical privilege DPJP dapat disikapi dengan dikeluarkannya Surat Keputusan Direktur yang berisi kebijakan pemberlakuan batasan layanan anak usia 0-18 tahun. Terkait dengan informed consent mengacu pada UU Perdata (menyatakan bahwa orang dewasa adalah berusia 21 tahun). Bila anak mampu untuk tanda tangan, dapat dilakukan proxy consent (anak tanda tangan disertai dengan tanda tangan orangtua) dan direct consent hanya dilakukan bila sudah berusia dewasa?.

Workshop ini nantinya diharapkan dapat menjadi cikal bakal dokter spesialis anak di RSUP Sanglah untuk melakukan layanan prima kesehatan anak pada usia 0-18 tahun. (redaksi)

 

IKA UNUD memasuki Golden Anniversarry “50th of Anniversarry IKA UNUD”

Kamis, 30 November 2017, merupakan hari yang bersejarah bagi Bagian/SMF Ilmu Kesehatan Anak (IKA) FK Unud/RSUP Sanglah. Karena tepat di hari ini, IKA telah berhasil menginjakkan usia 50 tahun. Usia Emas yang mencerminkan semangat juang dan pengabdian yang tulus dari seluruh bagian, staf, karyawan, dan peserta didik sehingga usia 50 tahun dapat tercapai.

Sebagai ucapan syukur atas usia yang telah diberikan, Bagian/SMF IKA FK Unud/RSUP Sanglah merayakan hari ulang tahun emasnya di Aula Wekudara RSUP Sanglah. Selain mengundang Rektor Universitas Udayana, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, serta para Kepala Bagian di RSUP Sanglah, sebagai rasa hormat dan terima kasih,  kami juga mengundang para sesepuh dan keluarga pendiri Bagian/Ilmu Kesehatan Anak FK Unud/RSUP Sanglah, diantaranya keluarga Prof. dr. Sudarjat Suraatmadja, SpA(K) (alm), dr. I Putu Suwendra, SpA(K) (alm), Prof.dr. Abdul Hamid, SpA(K) (alm), Prof.dr. Hendra Santoso, SpA(K), dr. Komang Kari, SpA(K) (alm), dan Prof.dr.Soetjiningsih, SpA(K).

Acara HUT Emas Bagian/SMF IKA FK Unud/RSUP Sanglah kemarin diawali dengan peresmian Prasasti 50 tahun di halaman depan kantor Bagian/SMF IKA FK UNUD, yang diresmikan oleh Direktur Umum RSUP Sanglah, dr. I Wayan Sudana, M.Kes. Selanjutnya dari halaman Bagian/SMF IKA para tamu undangan pindah ke Aula Wekudara untuk mengikuti acara selanjutnya.

Kemeriahan pesta perayaaan ulang tahun di aula Werkudara dimulai, setelah acara dibuka dengan Safety Breafing yang dipandu oleh dr. Ayu Witarini, SpA (K) dan dr. Satya, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu indonesia Raya dengan konduktor Dr.dr. Dyah Kanya Wati, SpA (K), diikuti oleh penampilan tarian janger yang dibawakan oleh para residen, sebelum pidato pembukaan yang disampaikan oleh Kepala Bagian, Dekan dan direktur umum.

Setelah pidato pembukaan, tiba-tiba cahaya dipadamkan, dan masuklah dr. Gusti Ayu Nilawati, SpA (K) menuntun sepeda ontel kuno, membuka acara pagelaran persembahan IKA dalam HUT Emas IKA. Beliau awali dengan memberikan orasi  mengenai jasa para dokter-dokter pendahulu yang membangun Bagian/SMF IKA FK Unud/RSUP Sanglah, diikuti dengan ditampilkannya foto-foto kenangan saat para dokter pediri tersebur masih ada hingga foto-foto para dokter yang ada saaat ini. Terlihat bahwa dengan bertambahnya usia dan jumah staf, bagian Anak melakukan ekspansi pelayanan. Menjadi salah satu bagian yang memberikan staf terbaiknya untuk mengabdi di Rumah Sakit Sanglah.

Acara pagelaran selanjutnya dilengkapi dengan Paduan Suara persembahan para residen dan seluruh supervisor Bagian/SMF IKA FK UNUD yang menyanyikan lagu Bangun pemuda pemudi dan Kupinta lagi dikonduktori oleh dr.Ketut Dewi Kumara, terlihat bakat-bakat para residen anak FK Unud/RSUP Sanglah yang ditampilkan untuk acara ini, seperti dr. Eka Satirawibawa yang memainkan biolanya, dr Asti Arga yang memainkan keyboard, dr Dayu Purnamawati memainkan gitar bass, dr. Sandhi dan dr. Yanitama memainkan gitar bersama-sama dibantu oleh Putu Agatska Hiraniyagarba untuk bermain drum. Tidak lupa dr. Vania Catleya dengan suara indahnya, bersama-sama dengan dr. Asti Arga melatih paduan suara residen sehingga bisa memberikan penampilan terbaiknya di hari itu.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng diiringi lagu Selamat Ulang Tahun. Sebagai ucapan syukur dan terimakasih atas usia Bagian/SMF IKA FK Unud/RSUP Sanglah atas usia ke 50 tahun.

Pada penghujung acara para supervisor dan staff IKA serta residen diundang untuk menyumbangkan suara-suara emasnya untuk bernyanyi di panggung sambil  berjoget. Tidak disangka ternyata banyak supervisor Bagian/SMF IKA FK Unud/RSUP Sanglah yang diam-diam memiliki hobi bernyanyi dan berjoget. Mulai dari lagu slow, pop hingga lagu dangdut yang lagi hits saat in “Sayang” dinyanyikan oleh para supervisor dan peserta didik. Seperti lagu Project pop, Dangdut is the music of my country, lagu Sayang mampu membuat keluarga  Bagian/SMF IKA FK Unud/RSUP Sanglah turun ke lantai dansa. Terlihat keakraban yang terjalin antara supervisor dan peserta didik selama ini.  Setelah lelah bernyanyi dan berjoget, acara ulang tahun emas ditutup dengan penyerahan souvenir kepada para tamu undangan serta dokter-dokter supervisor.

Lima puluh tahun sudah Pengabdian llmu Kesehatan Anak FK UNUD/RSUP Sanglah Denpasar ini.  Semoga dengan bertambahnya usia menjadikan institusi ini menjadi lebih besar dan bijaksana. Perjuangan Bagian/SMF IKA FK Unud/RSUP Sanglah tidak berhenti sampai di sini, kami akan tetap mewujudkan visi dan misi FK UNUD dan RSUP Sanglah Denpasar untuk menghasilkan SDM yang unggul mandiri dan berbudaya dan mampu berkiprah di kancah internasional. Tetap jaya IKA, tetap semangat dalam cita dan cinta meraih mimpi setinggi tinginya! (redaksi)

KERSOSKES HUT SMF IKA KE-50 TAHUN DAN HUT RSUP SANGLAH KE-58

Hari minggu tanggal 5 November 2017 yang lalu, SMF Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran  Universitas Udayana RSUP Sanglah melakukan Kerja Sosial Kesehatan (Kersoskes) di daerah Ulasan, kecamatan Manggis kabupaten Karangasem sebagai rangkaian acara perayaan HUT IKA FK Universitas yang ke-50 dan HUT RSUP Sanglah ke-58.

Acara dimulai pada pukul 08.00 wita, dibuka oleh sambutan ketua acara Kersoskes yaitu dr. AANKP Widnyana, SpA (K) dilanjutkan oleh sambutan Bapak kepala desa.  Bapak kepala desa mengatakan bahwa mereka sangat senang menyambut kegiatan ini, dan merasa gembira karena masih banyak yang memperhatikan para pengungsi Gunung Agung, akan tetapi karena aktivitas Gunung Agung yang mulai berkurang saat ini banyak para pengungsi yang telah kembali ke rumahnya masing-masing, kebanyakan hanya pengungsi yang berasal dari kawasan Buana Giri yang berjarang 6 km dari lereng Gunung Agung yang masih menetap di pengungsian.  Sehingga kemarin saat Kersoskes hanya sekitar 100 anak dari balita hingga remaja yang ikut serta dari jumlah awal sebanyak kurang lebih 350 anak.

Walaupun jumlah peserta anak-anak yang diharapkan tidak sebanyak yang ada dilapangan, para peserta tetap bersemangat sekali mengikuti acara yang telah dibuat oleh tim Kersoskes. Perlombaan bagi anak-anak, balai pengobatan dan penyuluhan tidak ada yang sepi peminat.  Lomba memindahkan bola untuk usia 3-5 tahun, lomba mewanai untuk usia 6-9 tahun, lomba memasukan paku ke dalam botol dan lomba joget diikuti oleh peserta kersoskes dengan ceria, yang tampak pada foto-foto di bawah ini.

Selain perlombaan Kersoskes juga mengadakan balai pengobatan gratis, yang juga ramai dikunjungi oleh para pengunjung, baik anak-anak maupun orang dewasa. Setelah menyelesaikan lomba-lomba dan pengobatan, acara ditutup dengan penyuluhan yang dibagi menjadi dua kelompok, kelompok pertama penyuluhan terhadap anak-anak mengenai cara mencuci tangan dan kebersihan lingkungan serta penyuluhan terhadap remaja mengenai bahaya narkoba.

Pukul 11.30 acara diakhiri dengan kegiatan foto bersama di area Kersoskes untuk selanjutnya bersama-sama menuju Banjar Pesinggahan untuk makan siang bersama sebelum pulang ke Denpasar.

Tirtayatra Ilmu Kesehatan Anak 2017

Dalam rangka HUT Program Studi Ilmu Kesehatan Anak FK UNUD yang ke-50, PS IKA menyelenggarakan acara tirtayatra ke Pura Pusering Jagat, bertempat di Gianyar pada hari Minggu, 05 November 2017.


Panitia melakukan persiapan dimulai sekitar pukul 06.00 pagi. Tirtayatra kali ini diikuti oleh supervisor beserta keluarga, residen, perawat, dan para staf bagian/SMF Ilmu Kesehatan Anak. Pada pukul 07.00 rombongan berangkat menuju Pura Pusering Jagat, menggunakan 1 bis dan beberapa kendaraan pribadi. Perjalanan ditempuh dalam waktu kira-kira 1 jam. Suasana di Pura Pusering Jagat ini sangat sakral. Dan persembahyangan pun berlangsung sangat kyusuk.


Pada kesempatan kali ini supervisor yang ikut serta adalah dr. I Ketut Suarta, SpA (K), Dr. dr. I Wayan Bikin Suryawan, Sp.A (K), Dr. dr. IG Lanang Sidiartha, SpA (K), dr. I Made Arimbawa, SpA (K), dr. Gusti Ayu Putu Nilawati, Sp.A (K), dr. Dewi Sutriani Mahalini, SpA, dr. Putu Junara Putra, SpA dan dr. IGN Sanjaya Putra, SH., Sp.A (K).

Tirtayatra ini dilakukan rutin setiap tahun bertujuan untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan melakukan aktivitas bersama untuk semakin mengakrabkan keluarga besar Bagian Ilmu Kesehatan Anak RSUP Sanglah Denpasar.


Setelah melakukan persembahyangan, pukul 11.00 peserta berkumpul di wantilan Jaba Pura untuk makan bersama. Suasana keakraban tampak antar peserta yang saling bercengkrama penuh canda dan tawa, sambil menikmati hidangan yang telah disediakan. Setelah makan siang, acara diakhiri dengan melakukan foto bersama seluruh peserta.


Semoga acara ini dapat dilakukan secara berkelanjutan, dan keluarga Bagian Ilmu Kesehatan anak selalu kompak. BRAVO Pediatri Udayana.

Program Studi Ilmu Kesehatan Anak FK UNUD “TERAKREDITASI A” oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes)

Program Studi Ilmu Kesehatan Anak (PS IKA) Universitas Udayana memiliki visi menjadi institusi pendidikan dokter spesialis anak yang menghasilkan lulusan yang unggul, mandiri, dan berbudaya serta mampu berkiprah di tingkat internasional pada tahun 2025. Guna mencapai tujuan tersebut, PS IKA FK UNUD harus selalu berupaya meningkatkan kualitas. Program Studi IKA FK UNUD telah terakreditasi B oleh Kolegium Ilmu Kesehatan Anak Indonesia pada tahun 2012. Pada tanggal 26-27 September 2017 ini, PS IKA FK UNUD kembali melakukan akreditasi dengan tim asesor yang berasal dari Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes).

Penilaian akreditasi mencakup tujuh standar LAM-PTKes. Segala persiapan telah dilakukan dengan sangat matang, dan saat penilaian pun tiba. Tim asesor LAM-PTKes yang hadir di PS IKA FK UNUD terdiri dari dua orang yaitu Prof. Dr. dr. Dedi Rachmadi, Sp.A(K), M.Kes dan dr. Fitri Hartanto, Sp.A(K). Pada hari-I acara dimulai dengan sambutan oleh Bapak Wakil Rektor I sekaligus membuka acara akreditasi LAM-PTKes. Selanjutnya acara dilanjutkan dengan presentasi borang PS IKA oleh Kepala Program Studi (dr. Ketut Suarta, Sp.A(K), sesi wawancara staf pengajar, residen dan alumni, serta tinjauan sarana ke berbagai fasilitas PS IKA. Acara hari-I diakhiri dengan sesi makan malam tim asesor bersama panitia di Krisna Galeri Diponegoro.

Hari ke-II penilaian oleh tim asesor LAM-PTKes mencakup penilaian terhadap seluruh standar dimulai dari Standar 1 hingga Standar 7. Penilaian pun berlangsung lancar. Setiap pengampu standar mampu memberikan penjelasan dengan sangat baik. Akhirnya penilaian akreditasi ditutup oleh penyamaan persepsi dan penandatanganan berita acara. Acara penilaian akreditasi oleh LAM-PTKes pun dinyatakan resmi ditutup.

Segala upaya yang dilakukan oleh panitia pun berbuah manis. Tertanggal 28 Oktober 2017, PS IKA FK UNUD dinyatakan lulus dan TERAKREDITASI A.

Jayalah selalu PS IKA ku!!! Together we achieve more.

Road To Akreditasi LAM-PTKES

Setelah RSUP Sanglah menjalani penilaian akreditasi dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) pada tanggal 1-4 Agustus lalu, sampai dengan KARS menetapkan RSUP Sanglah Denpasar lulus akreditasi tingkat paripurna, maka tiba saatnya setiap Program Studi Kesehatan Universitas Udayana yang ada di RSUP Sanglah dinilai oleh tim akreditasi dari Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTKes), yang untuk Prodi Ilmu Kesehatan Anak dijadwalkan akan terlaksana pada tanggal 25-27 September 2017 ini.

LAM-PTKes adalah lembaga yang memiliki kewenangan untuk mengevaluasi dan menilai, serta menetapkan status dan peringkat mutu program studi berdasarkan standar mutu yang telah ditetapkan, akan tetapi tujuan dilakukannya akreditasi oleh LAM-Ptkes bukan hanya untuk memberikan status dan peringkat akreditasi prodi saja, tetapi utamanya untuk menumbuhkan kesadaran, motivasi dan langkah-langkah konkret yang akhirnya bermuara pada budaya peningkatan mutu berkelanjutan. Sehingga diharapkan Prodi Ilmu Kesehatan Anak Universitas Udayana nanti dapat terjamin mutunya sesuai pendidikan tinggi kesehatan yang berstandar global.

Persiapan sekaligus pematangan akreditasi LAM-PTKes sudah dilakukan sejak lama, lebih dari satu tahun yang lalu, tim-tim sudah dibagi berdasarkan tujuh standar LAM-PTKes, yaitu 1.)Standar 1 (Visi, misi, tujuan dan sasaran, serta strategi pencapaian); 2.) Standar 2 (Tata pamong, kepemimpinan, sistem pengelolaan, dan penjaminan mutu); 3.) Standar 3  (Mahasiswa dan lulusan); 4.) Standar  4 (Sumber daya manusia);  5.) Standar 5 (Kurikulum, pembelajaran, dan suasana akademik); 6.) Standar 6 (Pembiayaan, sarana dan prasarana, serta sistem informasi); Standar 7 (Penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan kerjasama).

Setiap tim yang sudah terbentuk sudah bekerja mengumpulkan borang-borang, mengumpulkan data yang diperlukan, hingga merapikan dan menyusun borang serta data-data lainnya kedalam bantex agar semua data memiliki bukti fisiknya dan terverifikasi. Seluruh tim yang terdiri dari para dokter Supervisor dan seluruh residen hingga karyawan dibagian Prodi Ilmu Kesehatan Anak ingin memberikan yang terbaik untuk penilaian akreditasi ini. Beberapa kali kami melakukan rapat untuk mengetahui kelengkapan data dari setiap tim, dilanjutkan dengan dilakukannya dua kali gladi kotor persiapan akreditasi. Setelah gladi kotor dilakukan, pada tanggal 8 September lalu kami mengadakan kegiatan kerja bakti di ruang Pudak, mulai dari ruang residen, ruang madya, ruang utama hingga perpustakaan, agar ruangan menjadi rapi dan barang-barang yang sudah tidak terpakai bisa disumbangkan kepada yang membutuhkan. Selanjutnya pada hari Senin, 11 September lalu, dr. Dody Firmanda, Sp.A dan Dr. dr. Aryono Hendarto, Sp.A (K) sebagai Fasilitator dari Lam-PTKES hadir untuk memberikan bimbingan lanjutan agar persiapan akreditasi nanti semakin baik dan hasilnya tidak mengecewakan. Kekurangan-kekurangan yang ditemukan saat bimbingan terakhir kemarin segera kami perbaiki dan kami lengkapi.

Tidak dapat dipungkiri persiapan yang dilakukan seluruh tim akreditasi LAM-PTKes Program Studi Ilmu Kesehatan Anak ini menyita waktu dan tenaga. Pematangan bukti akreditasi juga membutuhkan waktu yang tidak singkat, komunikasi yang harmoni antara seluruh elemen menjadi penting. Sehingga proses akreditasi ini juga saling mempererat persaudaraan antar tim. Semoga seluruh usaha yang telah kami lakukan ini dapat memberikan hasil yang terbaik, karena kami bangga menjadi bagian keluarga PRODI Ilmu Kesehatan Anak Universitas Udayana.  (Redaksi)

Ubud Run, Connecting Pediatrics Runners Into Nature

Hari Minggu, 10 September 2017, para Pediatric Runners kembali mengikuti ajang lari untuk kesekian kalinya. Lari dalam kategori 10 K menjadi pilihan para anggota Pediatric Runners di event UBUD RUN. Selain termotivasi untuk terus menambah jam terbang, keindahan Ubud yang sudah sangat terkenal dengan sawah hijau dengan teraseringnya akan menjadi pemandangan saat berlari membuat Pediatrics Runners sangat bersemangat dan menunggu event lari di Ubud. Medan yang cukup berat karena berlari sambil mendaki selama 5 K pertama memang terbayar dengan pemandangan yang ada.

 

dr. Ketut Suarta, Sp.A (K) beserta istri dan keluarganya serta dr. IGAN Sugitha Adnyana, Sp.A (K) turut serta menaklukan track Ubud ini, diikuti dengan 18 anggota pediatrics runners . Karena tempat acara yang cukup jauh dari pusat kota, pediatrics runners yang berangkat bersama telah berkumpul di depan RSUP Sanglah sejak pukul 03.45 pagi, dan mulai melakukan perjalanan ke Ubud pukul 04.30,. Acara dimulai dengan warming up dari Celebrity Fitness, dan start lari pukul 05.40. Arma Museum & Resort Ubud-Bali sebagai check poin start-finish, rute yang dilalui adalah jalan Monkey Forest sampai ke Tirta Tawar selanjutnya putar balik dan melewati jalan Hanoman sebelum sampai ke garis finish.

Seluruh peserta Pediatrics Runners berhasil tiba di garis finish dan mendapatkan medali Finisher, pantang menyerah mencapai 10 K bersama-sama memberikan semangat. Rasa bangga dan puas dirasakan oleh para Pediatrics Runners, semua mengabadikan momen bahagia tersebut. Acara berfoto ditutup dengan penampilan menarik dan sangat menghibur dari Bali Joe. Semua peserta menikmati acara tersebut.
Sampai jumpa di ajang lari berikutnya Runners!!!! (redaksi)