Pediatric Runners

Pediatric Runners in Hard Rock n’Run 2019 5K

“Its time to be kind”

 

Salah satu kegiatan yang ditunggu-tunggu dan memiliki banyak peminat adalah kegiatan lari. Pada hari Minggu, 1 Desember 2019 Pediatric Runners berpartisipasi dalam Hard Rock n’ Run yang diselenggarakan di Kuta. Kegiatan ini dimulai pukul 06.30 wita, diawali dengan pemanasan bersama. Cuaca pada saat itu mendung berawan namun semangat para Pediatric Runners sungguh besar. Dalam acara ini hadir dr. Ketut Suarta, Sp.A(K), dr. IGN Sanjaya Putra, Sp.A(K), dan dr. IGA Sugitha  Adnyana, Sp.A(K). Kegiatan Acara ini juga diikuti oleh alumni.

Pemanasan sebelum acara lari, terlihat bekas hujan yang  masih tersisa  namun tidak menurunkan semangat para Pediatric Runners kita. Pemanasan yang baik sebelum mulai lari agar otot menjadi kuat dan siap melewati seluruh rute lari hingga garis Finish.

Suasana menjelang garis Start. Para runners bersiap untuk berlari di pinggir pantai dan menikmati suasana Kuta di pagi hari. Rute yang dilewati adalah Jl. Pantai Kuta, menuju Jl.  Melasti, Jl. Sriwijaya, Jl.  Legian, dan kembali ke Jl. Pantai Kuta. Jarak tempuh dari rute tersebut adalah 5 kilometer.

Perasaan dan ekspresi bahagia  setelah berhasil mencapai garis Finish. Meskipun sinar matahari mulai terik, tidak memadamkan semangat untuk berfoto bersama medali. Medali diberikan kepada para pelari yang dapat menyelesaikan rute sepanjang 5 kilometer tersebut.

Setelah mencapai garis Finish para pelari diberikan refreshment berupa minuman, buah-buahan,  susu, dan makanan ringan. Pada akhir acara juga dilakukan pengundian doorprize. Setelah acara doorprize acara pun selesai dan peserta mulai meninggalkan lokasi  acara.

Go Pediatric Runners..see you in the next RUN! (redaksi)

PKB IKA XXI Bali

Improving Competence and Role of Pediatricians in the Era of Universal Health Coverage (Jaminan Kesehatan Nasional) to Achieve Target of Sustainable Development Goals (SDGs) and Children’s Welfare of Indonesia

Sebagai bentuk komitmen untuk berperan aktif dalam proses long life learning, Departemen Ilmu Kesehatan Anak (IKA) Fakultas Kedokteran Universitas Udayana dan RSUP Sanglah Denpasar kembali mengadakan kegiatan Pendidikan Kedokteran Berkelanjutan Ilmu Kesehatan Anak (PKB IKA). PKB IKA kali ini merupakan PKB ke XXI yang diadakan pada tanggal 22-23 November 2019 bertempat di Prime Plaza Hotel & Suites, Sanur.

Tema yang diangkat pada PKB kali ini adalah “Improving Competence and Role of Pediatricians in The Era of Universal Health Coverage (Jaminan Kesehatan Nasional) to Achieve Target of Sustainable Development Goals (SDGs) and Children’s Welfare of Indonesia”. Antusiasme baik dokter umum maupun dokter spesialis anak yang mengikuti acara ini sangatlah terasa, tidak hanya dari Bali yang merupakan tuan rumah PKB IKA peserta juga datang dari berbagai daerah di Indonesia. Tercatat jumlah peserta PKB IKA XXI lebih dari 200 peserta.

Rangkaian acara PKB terdiri dari symposium dan workshop. Simposium PKB IKA XXI membahas tentang update ilmu kedokteran dalam wadah seminar yang difasilitasi dengan sesi tanya jawab dalam forum diskusi. Tampak beberapa kali praktisi kesehatan bertanya kepada penyaji materi seputar ilmu terbaru yang disampaikan dan kasus nyata yang dihadapi dalam praktik sehari-hari.

Workshop PKB kali ini membahas tentang “New Approach of tuberculosis in children” yang disampaikan oleh para pakar yang ahli di bidangnya yaitu, DR. Dr. Ni Putu Siadi Purniti, Sp.A (K), DR. Dr Ida Bagus Subanada, Sp.A (K) dan Dr. Ayu Setyorini Mestika Mayangsari, M.Sc, Sp.A (K) yang menekankan TBC pada anak masih menjadi masalah yang dihadapi di Indonesia sehingga dibutuhkan tenaga kesehatan yang kompeten untuk mendiagnosis dan mengobati secara tepat. Workshop PKB XXI juga membahas tentang issue yang sedang ramai dibahas tidak hanya oleh petugas medis tapi juga oleh para pemangku jabatan public baik tingkat nasional maupun tingkat daerah yaitu “Comprehensive approach in children and adolescence with stunting”. Workshop yang dipandu oleh Prof. Dr. Soetjiningsih, Sp. A (K) ini juga menghadirkan para ahli di bidangnya masing-masing yaitu DR. Dr. I Gusti Lanang Sidhiarta, Sp. A (K), Dr. dr. I Gusti Ayu Trisna Windiani, Sp.A(K), Dr. I Putu Gede Karyana , Sp.A(K), dan DR. Dr. I Made arimbawa, Sp.A(K) yang menekankan stunting merupakan penyebab perawakan pendek yang harus diwaspadai karena dapat mengakibatkan gangguan perkembangan dan kecerdasan.

PKB IKA XXI ditutup dengan pesan untuk menerapkan ilmu kedokteran terbaru yang didapatkan selama 2 hari acara PKB berlangsung di daerah asal dan tempat praktik masing-masing dokter umum dan dokter spesialis anak. (redaksi)

Continuing Professional Development dengan tema “Maximizing Research Publication Productivity”

 

Jumat, 1 November 2019 Departemen/KSM Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Udayana/RSUP Sanglah Denpasar mengadakan continuing professional development (CPD) dengan tema “Maximizing Research Publication Productivity”. Acara ini diadakan di ruang pertemuan Profesor Sudaryat Suraatmaja sejak pukul 07.30 WITA hingga 12.00 WITA. Narasumber yang dihadirkan berasal dari Medical Journal of Indonesia yaitu Dr. dr. Agus Rizal Ardy Hariandy Hamid, Sp.U(K) sebagai pemimpin redaksi dan dr. Felix Firyanto Widjaja, Sp.Pd sebagai manajer redaksi.

Dalam acara ini khususnya membahas cara membuat suatu karya tulis yang baik dan benar sehingga layak untuk dipublikasikan. Sebagai pembukaan, acara ini dimulai dengan sambutan dari koordinator program studi Ilmu Kesehatan Anak yaitu dr. Gusti Putu Ayu Nilawati, Sp.A(K), MARS. Beliau menyampaikan manfaat dan pentingnya diadakan acara ini demi kemajuan ilmu kedokteran.

Disusul dengan materi tentang strategi untuk meningkatkan publikasi penelitian yang disampaikan oleh Dr. dr. Agus Rizal Ardy Hariandy Hamid, Sp.U(K). Beliau menuturkan banyak hal tentang publikasi, yaitu manfaat dari publikasi, cara publikasi, serta pemilihan jurnal publikasi.

Berikutnya dilanjutkan oleh narasumber kedua yaitu dr. Felix Firyanto Widjaja, Sp.Pd yang membahas etik penelitian, sitasi, dan daftar pustaka. Tanpa adanya etik penelitian maka tidak akan ada publikasi. Beliau juga menjelaskan langkah-langkah publikasi dari awal hingga akhir sehingga akan mempermudah peneliti untuk memahami cara publikasi.

Selanjutnya bagian yang paling ditunggu-tunggu dari acara ini adalah waktu diskusi bersama, dimana peserta diberikan kesempatan untuk bertanya kepada narasumber dan peserta diberikan suatu naskah penelitian untuk dilihat apakah naskah tersebut layak untuk publikasi. Terlihat antusiasme baik dari para residen dan dokter spesialis yang bertanya.

Diakhir kata, diharapkan melalui materi-materi tersebut dapat membantu para dokter dan mahasiswa untuk lebih memahami kiat-kiat publikasi penelitian sesuai visi PS IKA berpirah di tingkat internasional pada tahun 2025. (redaksi)

Uji Coba LAM-PTKes 2019

Pada tanggal 29 September–1 Oktober 2019  Program Studi (PS) Ilmu Kesehatan Anak (IKA) Universitas Udayana menerima kunjungan dari tim tim evaluasi lapangan asesor Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes) dalam rangka uji coba 9 kriteria. Tim asesor yang datang adalah Prof. Dr. dr. Nanan Sekarwana, Sp.A(K), MARS dan Prof. Dr. dr. Sukman Tulus Putra, Sp.A(K).

Kegiatan yang dilakukan pada hari pertama adalah sambutan dari Koordinator PS IKA FK UNUD dr. Gusti Ayu Putu Nilawati, Sp.A(K), MARS yang berharap prodi Ilmu Kesehatan Anak FK Udayana dapat menjadi unggul dalam akreditasi yang akan datang.

Setelah itu sambutan dilanjutkan oleh Kepala Departemen PS IKA FK Udayana, dr. Ketut Ariawati, Sp.A(K) yang memaparkan bahwa beliau bangga prodi Ilmu Kesehatan Anak FK Udayana menjadi salah satu dari tiga prodi Ilmu Kesehatan Anak di seluruh Indonesia yang terpilih untuk melaksanakan uji coba 9 kriteria LAM-PTKes.

Pada kesempatan kali ini juga dihadiri oleh Dekan FK UNUD Dr. dr. I Ketut Suyasa, Sp.B, Sp.OT (K) Spine. Beliau menekankan bahwa persiapan prodi IKA sangat baik meskipun masih uji coba. Uji coba ini serasa seperti akreditasi yang sesungguhnya.

Setelah sambutan acara dilanjutkan dengan presentasi Dekan dan Koordinator Program studi, pemutaran video perjalanan residen di FK Udayana, dan penelusuran dokumen pendukung untuk data akreditasi. Pada awalnya penelusuran bukti berupa diskusi terhadap apa yang ditulis di borang mengenai visi misi dan juga apa yang sudah dilakukan untuk melaksanakan visi misi tersebut dan diikuti dengan wawancara terhadap alumni, mahasiswa, dan dosen.

Tim asesor juga melakukan penilaian terhadap publikasi jurnal, sistem keuangan, rencana anggaran kegiatan, penilaian terhadap fasilitas IT, jaringan di prodi dan rumah sakit, dan penilaian lainnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan meninjau ruang-ruang perawatan yang ada di RS Sanglah. Disamping itu tim asesor juga meninjau ruang jaga residen dan ruang family room tempat keluarga pasien beristirahat, yang ada di RS Sanglah.

Pada hari kedua kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan dan diskusi hasil penilaian lapangan yang telah dilakukan oleh tim asesor serta penandatanganan berita acara. Tim asesor memberikan apresiasi kepada kesiapan program studi Ilmu Kesehatan Anak FK Udayana.

Dengan adanya akreditasi ini, diharapkan Prodi Ilmu Kesehatan Anak FK Udayana dapat menjaga dan meningkatkan mutu dan standar pelayanan serta mendokumentasikan semua kegiatan yang sudah dilakukan dengan baik sesuai standar yang ditetapkan nasional, guna persiapan menuju akreditasi Program Studi yang sebenarnya di tahun 2023. (redaksi)

BRAVO IKA UNUD!

PKB IKA XXI

Pendidikan Kedokteran Berkelanjutan XXI Ilmu Kesehatan Anak
Improving Competence and Role of Pediatricians in The Era of Universal Health Coverage (Jaminan Kesehatan Nasional) to Achieve Target of Sustainable Development Goals (SDGs) and Children’s Walfare in Indonesia
 
Departemen/KSM Ilmu Kesehatan Anak (IKA) Fakultas Kedokteran Universitas Udayana/RSUP Sanglah Denpasar melaksanakan Pendidikan Kedokteran Berkelanjutan (PKB) XXI dengan mengangkat tema “Improving Competence and Role of Pediatricians in The Era of Universal Health Coverage (Jaminan Kesehatan Nasional) to Achieve Target of Sustainable Development Goals (SDGs) and Children’s Welfare of Indonesia”. Pendidikan Kedokteran Berkelanjutan XXI IKA ini akan melibatkan Divisi Alergi Imunologi, Gastrohepatologi, Endokrinologi, Nefrologi, Nutrisi dan Penyakit Metabolik, Respirologi, dan Tumbuh Kembang-Pediatri Sosial, dengan melibatkan beberapa narasumber nasional. Melalui peningkatan kompetensi ini diharapkan terwujudlah anak-anak Indonesia yang sehat, yang akan tumbuh dan berkembangan menjadi sumber daya manusia yang tangguh, cerdas, dan berakhlak mulia.

Departemen IKA FK UNUD dalam perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-74

M E R D E K A ?!

Mengikuti lomba pada tanggal 17 Agustus dalam rangka merayakan hari kemerdekaan tersebut rasanya sudah menjadi tradisi dari banyak masyarakat Indonesia. Banyak lomba yang bisa dimainkan bagi anak-anak hingga dewasa, yang biasa dimainkan di daerah sekitaran rumah, sekolah, komunitas, bahkan Fakultas Kedokteran Universitas Udayana juga turut serta mengadakan acara lomba perayaan hari kemerdekaan Indonesia pada hari Minggu, tanggal 11 agustus 2019 bertempat di halaman Universitas Udayana yang beralamat di jalan Sudirman Denpasar.

Acara dimulai pada pukul 09.00 pagi dengan acara pembukaan yakni sosialisasi pengurangan plastik yang dibawakan dari Prodi Pediatri. Acara dilanjutkan dengan Welcome Speech Dekanat. Pada  pukul 09.20, acara dilanjutkan dengan Launching Tumbler oleh Rektor dan Dekanat. Acara ini berlansung begitu meriah. Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan choir dari prodi Kulit Kelamin, muay thai atau boxing dari prodi Psikiatri,  dan di sela – sela pertengahan acara dilanjutkan dengan doorprize pertama dengan 5 hadiah. Acara kemudian dilanjtukan dengan penampilan Band dari prodi Bedah dan Anastesi. Selanjutnya, pada pukul 10.20 dilanjutkan dengan pembacaan puisi oleh Prof.Dr.dr Wimpie. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan penampilan akustik dari BEM, vocal grup dari prodi Psikiatri, lipsync dari prodi Radiologi dan dilanjutkan dengan pengumuman juara sepeda hias dan juara favorit serta finish fun run.  Acara kemudian dilanjutkan dengan  penampilan Band dari prodi Interna dan Orthopedi serta penampilan sorak kemerdekaan dari Psikologi, penampilan Band  dari prodi Obgyn, Pediatri, dan Bedah Plastik. Acara kemudian disusul dengan penampilan modern dance dari PSIK dan ditutup dengan doorprize utama disertai dengan 5 hadiah. Acara berlangsung sangat meriah dan  semua peserta terlihat begitu antusias mengikuti acara. Acara berakhir pada pukul 12.30 wita.

Setelah melaksanakan acara Semarak Kemerdekaan pada tanggal 11 Agustus 2019, kegiatan dilanjutkan dengan melakukan upacara Bendera pada tanggal 17 Agustus 2019. Upacara dilaksanakan pada pukul 07.00 wita bertempat di halaman Universitas Udayana yang beralamat di jalan Sudirman Denpasar. Upacara berlangsung dengan khusyuk. Terlaksananya upacara tersebut diharapkan dapat mengenang semangat gigih para Pahlawan Indonesia dalam memperjuangkankan kemerdekaan Indonesia. (redaksi)

Dirgahayu Indonesiaku

MERDEKA!

LAGA TIM FUTSAL PEDIATRI DALAM KEJUARAAN GENERAL SURGERY FUTSAL CUP 2019 (GassFull 2019)

Rabu, 17 Juli 2019, Tim Futsal Ilmu Kesehatan Anak Universitas Udayana berkesempatan untuk mengikuti General Surgery Futsal Cup (Gassfull) yang pertama kalinya diadakan oleh Program Studi Bedah Umum Universitas Udayana dengan tujuan untuk menjalin kekerabatan antar residen yang ada di ruang lingkup RSUP Sanglah. Acara ini diselenggerakan di Futsal City yang berlokasi di Jl. Teuku Umar dan diikuti oleh 12 tim keresidenan. Pembukaan Gassfull dimulai tepat pada pukul 16.30 dan dihadiri oleh seluruh peserta dari masing-masing prodi dan dibuka dengan penendangan bola pertama yang dilakukan oleh dr. I Ketut Wiargitha, Sp. B konsultan trauma selaku ketua program studi ilmu bedah. Setelah acara pembukaan, dilanjutkan dengan babak penyisihan dari masing-masing grup. Tim Futsal Pediatri yang tergabung dalam grup B berhadapan dengan tim futsal bedah B. Pertandingan berlangsung seru, namun tim futsal pediatri harus menerima keunggulan tim Bedah B dengan skor akhir 3-1. Gol dari tim futsal pediatri dicetak oleh dr. Theo.

Pertandingan dilanjutkan pada hari Sabtu, 20 juli 2019, pada pukul 16.00. Kali Tim Futsal Pediatri kini berhadapan dengan Tim Futsal Paru. Tim futsal Pediatri kali ini berusaha bangkit dan ingin mendapatkan poin penuh. Pertandingan berjalan dengan seru, saling balas serangan dilakukan oleh kedua tim. Tendangan demi tendangan dilancarkan ke gawang tim futsal pediatri, namun kiper tim futsal pediatri dr. Arya bermain dengan gemilang sehingga mampu memblok hampir semua tendangan yang dilancarkan oleh pemain dari Tim Futsal Paru. Seolah sudah menemukan irama permainan, sehingga tim futsal pediatri mampu menundukkan Tim Futsal Paru dengan skor akhir 4 -1. dr. Theo selaku ujung tombak tim futsal pediatri berhasil mencetak Hat Trick, disusul dengan dr. Risa yang mencetak 1 angka. Dengan hasil yang sangat baik ini tim futsal pediatri berhasil memperbaiki posisi dalam klasemen grup sekaligus memperbesar kemungkinan untuk bisa lolos dari fase grup.

Pertandingan berikutnya berlangsung pada hari minggu tanggal 21 Juli 2019 pukul 16.00-16.25 WITA. Kali ini Tim Futsal Pediatri berhadapan dengan Tim Futsal Neurologi. Seolah terbakar semangat yang didapat dari kemenangan di pertandingan sebelumnya, tim futsal pediatric tanpa kenal lelah menggempur lini pertahanan dari tim futsal neurologi. Seolah tidak ingin kalah, tim futsal neurologi pun melancarkan berbagai serangan balik yang membahayakan gawang dari tim futsal pediatric. Namun semua serangan berhasil dipatahkan dengan kombinasi yang baik antara lini pertahanan tim futsal pediatri dan aksi cemerlang dari dr. Arya selaku palang pintu terakhir dari gawang tim futsal pediatri. Setelah perjuangan yang keras tim futsal pediatri mampu menekuk tim futsal neurologi dengan skor akhir 2-0. Kedua goal tersebut dicetak oleh dr. Risa. Dengan poin penuh ini tim futsal pediatri semakin bersemangat untuk mengejar poin demi poin untuk bisa lolos dari fase grup.

Hampir seminggu berselang tepatnya hari Sabtu tanggal 27 Juli 2019 pukul 17.00-17.25 WITA dilakukan pertandingan hari keempat antara Tim Futsal Pediatri dengan Tim Futsal Obgyn. Pertandingan berlangsung keras karena kedua tim saling memperebutkan tiket untuk lolos dari penyisihan fase grup Gassfull cup ini. Kedua tim sangat ngotot untuk mencetak gold dan beberapa pelanggaranpun tak dapat terelakkan. Di tengah permainan dr. Theo harus ditarik keluar dari lapangan karena mengalami cedera pada bagian lututnya. Kehilangan salah satu peman kuncinya, tim futsal pediatri tidak mau menyerah. Tim futsal pediatri terus menggempur pertahanan dari tim futsal obgyn. Kerja keras yang dilakukan berbuah manis, Tim Futsal Pediatri berhasil unggul dengan skor 4-2 dan mendapatkan poin penuh, sehingga peluang untuk lolos di fase grup terbuka dengan lebar. Goal pertama dan kedua dicetak oleh dr. Theo, goal ketiga dicetak oleh dr. Jayadhi, dan goal keempat dicetak oleh dr. William. Namun tim futsal pediatri tidak bisa bernafas lega, pada pertandungan berikutnya tim futsal pediatri diharuskan menang atau imbang melawan tim futsal orthopedi jika ingin memastikan diri lolos fase penyisihan grup B.

Dan akhirnya pertandingan penentuan itupun tiba. Pertandingan dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 28 Juli 2019 pukul 17.00-17.25 WITA dimana Tim Futsal Pediatri berhadapan dengan salah satu tim kuat yaitu Tim Futsal Orthopedi. Tidak adanya dr. Theo sebagai salah satu pemain kunci dari tim futsal pediatri tidak mengendurkan semangat tim pediatri untuk meraih poin penuh. Serangan demi serangan dilakukan, pertahanan bak baja yang tak tertembus diperlihatkan oleh tim futsal pediatri. Pada pertandingan ini terbukti bahwa selain dr. Theo, banyak pemain pediatri yang memiliki insting tajam untuk menembus jantung pertahanan dari tim lawan. Tim Futsal orthopedi yang bermain dengan sangat baik akhirnya harus menerima keunggulan dari tim futsal pediatri dengan hasil 3-1. Goal pertama dicetak oleh dr. Samitha, goal kedua dicetak oleh dr. Jayadhi dan goal ketiga dicetak oleh dr. Samitha. Dengan ini untuk pertama kalinya Tim Futsal Pediatri berhasil mencetak sejarah untuk masuk ke semifinal pertandingan futsal.

Akhirnya hari yang menegangkan pun tiba. Pada hari Rabu, 31 Juli 2019 Pukul 17.00 – 17.35 WITA babak semifinal pun dimulai. Kini Tim Futsal Pediatri harus berhadapan melawan Tim Futsal Kardiologi. Tampak antusias kedua tim untuk memperebutkan kursi pertama di Final. Pada babak pertama, permainan yang agresif dilancarkan sejak awal permainan oleh Tim Futsal Kardiologi sehingga membuat Tim Futsal Pediatri kewalahan. Tendangan-tendangan tajam dari Tim Futsal Kardiologi berhasil membobol gawang Tim Futsal Pediatri. Di menit-menit terakhir pertandingan, dr. Johan berhasil mencetak satu angka untuk Tim Futsal Pediatri. Sayangnya, Tim Futsal Pediatri harus menelan kekalahan dengan skor 4-1. Meskipun kalah Tim Futsal Pediatri telah bermain dengan sangat baik dan solid. Kekalahan ini pun diterima Tim Futsal Pediatri dengan lapang dada. Dengan berakhirnya babak semifinal ini, maka pertandingan akan dilanjutkan keesokan harinya dimana Tim Futsal Pediatri akan berhadapan dengan Tim Futsal Bedah untuk memperebutkan Juara Ketiga.

Hari yang dinanti-nantikan pun tiba, kamis 1 agustus 2019 tepat pada Pukul 17.00-.17.35, perebutan juara ketiga antara Tim Futsal Pediatri melawan Tim Futsal Bedah B dimulai. Pertandingan babak pertama berlangsung sengit, Permainan terbaik ditunjukan oleh kedua tim. Terjadi kejar-kejaran angka oleh kedua tim. Babak Pertama ditutup dengan skor 3-2, dimana dua goal dicetak oleh dr. Risa. Babak kedua dimulai, seolah tidak rela piala juara ketiga direbut, Tim Futsal Bedah menggempur pertahanan dari Tim Futsal Pediatri. Meski kerja sama yang solid sudah ditunjukan, Tim Futsal Pediatri harus menerima kekalahan dari sang tuan rumah Tim Futsal Bedah B dengan skor 7-2.

General Surgery Futsal Cup berakhir, kemenangan diraih oleh tim Futsal Kardiologi, dan tempat kedua dan ketiga diraih oleh Tim Futsal Mata dan Tim Futsal Bedah B.  Dibalik Kekalahan ini, ada hal yang patut di apresiasi dimana Tim Futsal Pediatri untuk pertama kalinya masuk ke babak Semifinal. Tidak lupa kami ucapkan terimakasih atas dukungan dari berbagai pihak, baik berupa dukungan, doa, makanan dan minuman yang telah disiapkan. Semoga kedepannya Tim Futsal Pediatri semakin JAYA? (redaksi)

Syukuran Spesialis Anak Baru dan Pelepasan Purna Bakti dr BNP Arhana Sp.A (K)

Senin, 22 Juli 2019, bertempat di Ruang Sudaryat Suraatmaja diadakan acara Pelepasan Dokter Spesialis Anak Baru. Acara ini merupakan saat yang sangat ditunggu-tunggu oleh semua pihak terutama untuk dokter spesialis anak yang baru. Hari yang bahagia itu dihadiri oleh segenap keluarga besar Ilmu Kesehatan Anak termasuk juga profesor dan dokter spesialis anak RSUP Sanglah.

Acara dimulai dengan safety briefing sebagai protocol wajib jika terdapat suatu acara di RSUP Sanglah. Kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne IDAI oleh Pediatric Choir. Setelah itu acara dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dikumandangkan oleh salah satu residen Ilmu Kesehatan Anak.

Puncak acara adalah penandatanganan ikrar oleh dokter spesialis anak baru, yang dipandu oleh Ketua Alumni Ilmu Kesehatan Anak FK UNUD RSUP Sanglah. Acara berjalan dengan sangat hikmat dan sangat terlihat kesan suka cita di setiap orang yang berada di dalam acara ini. Tidak lupa juga ditengah kebahagian ini, para residen mempersembahkan video yang berisikan perjalanan dokter spesialis anak baru selama menempuh pendidikan di RSUP Sanglah. Setelah itu dilanjutkan dengan penyampaian kesan dan pesan dari dokter spesialis anak baru.

Pada kesempatan ini juga dibarengi dengan pelepasan purna bakti dr BNP Arhana Sp.A (K), pihak keluarga besar ilmu kesehatan anak mempersembahkan video tentang perjalanan dan pengabdian dr. BNP Arhana, Sp.A(K) dan dilanjutkan penyampaian kesan dan pesan dari beliau. Seluruh keluarga besar Ilmu Kesehatan Anak terlihat sangat bahagia dan juga terharu.

 

Acara selanjutnya adalah sambutan kepala departemen dan kepala program studi Ilmu Kesehatan Anak FK Unud RSUP Sanglah sekaligus penyerahan kenang-kenangan dari Departemen Ilmu kesehatan anak FK UNUD RSUP Sanglah dan dari PPDS Ilmu Kesehatan Anak FK Unud RSUP Sanglah kepada dr. BNP Arhana, Sp.A(K) dan penyerahan kenang-kenangan dari dokter spesialis anak yang baru kepada Departemen Ilmu Kesehatan anak . Acara ini ditutup santap siang dan acara hiburan yang dipersembahkan dari Pediatric Choir, dokter spesialis dan residen Ilmu Kesehatan Anak.

Selamat bertugas dan mengabdi kepada Spesialis Anak baru…semoga ilmu yang dimiliki dapat bermanfaat untuk kesehatan anak-anak di Indonesia dan seluruh dunia. (redaksi)

DIABETIC CAMP

Sharing and caring for the better life, from patient to the expert

Berkemah atau yang lebih dikenal dengan nama camping adalah suatu kegiatan yang dilakukan di alam bebas dengan menginap di dalam tenda. Pemandangan alam yang indah dan asri mengajak kita mengenal alam ciptaan Tuhan. Kegiatan di alam bebas tentunya sangat menyenangkan bagi sebagian orang yang menggemarinya, dan berkemah atau camping bisa menjadi pilihan yang sempurna. Kegiatan camping biasanya sering berkaitan dengan kepramukaan dan pencinta alam, namun berbeda untuk kegiatan yang satu ini, yaitu kegiatan Diabetes Camp.

Pada hari yang cerah, Sabtu, 29 Juni 2019 acara Diabetes Camp berlangsung. Diawali dengan kegiatan berkumpul panitia dan peserta pada pukul 07.00 di titik kumpul area pintu masuk RSUP Sanglah. Setelah itu panitia dan peserta sampai di area camping yaitu di The Sila’s Bedugul pada pukul 09.50. Acara dibuka oleh salah satu konsultan ENdokrinologi anak di Bali, Dr. dr. I Made Arimbawa, Sp.A(K) selaku ketua panitia dan sekaligus juga membuka acara Diabetes Camp.

Tidak hanya acara camping, disana juga diadakan acara ilmiah yaitu acara yang memberi edukasi dan informasi kepada peserta Diabetes Camp yang juga menjadi pasien diabetes mellitus tipe 1. Materi dibawakan oleh dokter-dokter yang sangat berkompetensi dibidangnya, antara lain Dr. dr. I Wayan Bikin Suryawan, Sp.A(K), Dr. dr. I Made Arimbawa, Sp.A (K), dr. I Nyoman Arie Purwana, M.Sc, Sp.A, dan dr. Made Laksmi Dewi Adnyana. Para peserta dan orangtua peserta terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan ini, dilihat dari banyaknya pertanyaan dari peserta maupun orangtua peserta. Selanjutnya acara ilmiah ditutup dengan presentasi oleh Mitra yang mensponsori acara Diabetes Camp ini.

Makan siang dilangsungkan pada pukul 12.00 sekaligus para peserta dilakukan pengecekan darah secara gratis oleh mitra. Setelah itu acara dilanjutkan dengan acara Fun Games, acara berjalan dengan sangat amat seru dan gembira. Tiba pada puncak hari pertama acara Diabetes Camp yaitu malam keakraban, panitia sudah menyediakan sarana api unggun dan para peserta berkumpul didekat api yang mana diharapkan peserta dan para orangtua menjadi lebih akrab untuk satu sama lain.

Keesokan harinya yaitu hari terakhir Diabetes Camp, diadakan tracking di lingkungan sekitar The Sila’s Bedugul yang dipandu oleh seluruh panitia. Para peserta dan orang tua dapat melihat keindahan alam sekitar, dan mendapatkan pengalaman bersama sesame penderita diabetes, berbagi pengetahuan dan pengalaman bersama para ahlinya. Semoga dengan diadakan kegiatan ini, menjadi wadah yang berguna untuk para penderita diabetes tipe 1 dalam hal komunitas dan individual (redaksi).