Sosialisasi pihak PPI RSUP Sanglah mengenai Health Care Associated Infection

Pencegahan dan pengendalian infeksi nosokomial atau HAI (Health Care Associated Infection) mutlak harus dilaksanakan di rumah sakit. Hal ini disebabkan kejadian infeksi nosokomial dapat menimbulkan kerugian bagi pasien mulai dari perawatan menjadi lebih lama yang berarti dapat memperlama penderitaan baik secara fisik dan mungkin psikis serta finansial, sampai dengan kejadian paling serius yaitu kematian sedangkan bagi rumah sakit kerugian yang paling besar adalah biaya operasional yang sangat tinggi dan kerugian non materi misalnya menyangkut performance rumah sakit di mata masyarakat kurang baik.

Pada hari yang berbahagia ini yaitu hari Selasa, 18 Juni 2019 dilakukan sosialisasi PPI terhadap seluruh keluarga besar Ilmu Kesehatan Anak oleh tim komite PPI RSUP Sanglah. Pada kesempatan ini banyak hal yang disampaikan antara lain kebersihan tangan, metode hand hygiene termasuk didalamnya tentang teknik hand washing dan teknik hand rubbing, penggunaan alat pelindung diri, perawatan peralatan pasien, penanganan linen, manajemen limbah dan benda tajam, pengendalian lingkungan, penyuntikan yang aman, pemeliharaan kesehatan karyawan, penempatan pasien, kebersihan pernapasan/etika batuk, pencegahan infeksi prosedur lumbal pungsi.

Setelah melakukan presentasi dilakukan sesi tanya jawab, para hadirin terlihat sangat antusias untuk memberikan pertanyaan. Hal ini dikarenakan banyak materi baru yang belum pernah diberikan sebelumnya pada sosialisasi sosialisasi PPI sebelumnya.

Dengan adanya sosilisasi PPI ini diharapkan seluruh keluarga besar Ilmu Kesehatan Anak dan tidak luput juga bagian lainnya dapat mengerti dan mampu laksana dalam pencegahan dan pengendalian infeksi dilingkungan rumah sakit sanglah. (redaksi)

Pediatric Runners Fun Run 7K di Jatiluwih

Minggu, 2 Juni 2019 Pediatric Runners kembali mengadakan aktivitas lari bersama. Pada kesempatan kali ini Pediatric Runner berlari sejauh 7 km sambil menikmati pemandangan rindang di tengah sawah daerah Jatiluwih. Pukul 04.30 pagi anggota Pediatric Runners bersama dr. Ketut Suarta Sp.A(K) berangkat bersama menuju Jatiluwih.

Sesampainya di lokasi walaupun disambut dengan rintikan hujan, namun hal tersebut tidak mengurungkan niat kami untuk berlari. Kami melakukan pemanasan sambil menunggu beberapa anggota yang datang menyusul. Tepat pukul 06.00 lari dimulai.

Rute kali ini disuguhi oleh pemandangan sawah yang bersih dan asri dipadukan dengan sorakan semangat dari seluruh peserta sehingga membuat seluruh anggota Pediatric Runners berlari dengan penuh semangat dan tidak lupa juga beberapa kali mengabadikan momen pagi yang bersemangat ini.

Lari 7 km pun tak terasa, seluruh anggota Pediatric Runners berhasil menyelesaikan rute ini. Sesampainya digaris finish kami singgah di warung makan di tengah sawah. Suasana sawah yang asri diiringi oleh alunan rindik yang dimainkan oleh supervisor kami dr. Ketut Suarta Sp.A(K) menjadikan moment ini sangat berkesan di hati kami. Tidak lupa kami mengabadikan momen ini dengan berfoto bersama-sama di warung makan tersebut.

Menjadi suatu kenangan yang tak terlupakan bagi kami anggota Pediatric Runners dapat terus berlari bersama sebagai bentuk keseimbangan antara jiwa, raga dan pikiran untuk menjadi dokter anak yang sehat dan berprestasi kelak.

Go Pediatric Runners !!! (redaksi)

Road to JCI September 2019

Di era sekarang kualitas dari sebuah rumah sakit tidak hanya terlihat dari bangunan megah, dokter-dokter yang berpengalaman dibidangnya, obat-obatan yang sangat lengkap, dan peralatan medis yang serba canggih. Rumah sakit juga dituntut untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik dan lebih terbuka pada masyarakat. Seperti layaknya Joint Commission International (JCI) adalah divisi dari Joint Commission International, di bawah dari The Joint Commission. Selama lebih dari 50 tahun, The Joint Commission dan organisasinya sudah mendedikasikan diri dalam peningkatan kualitas dan keselamatan kesehatan. Misi dari JCI adalah meningkatkan kualitas kesehatan secara berkesinambungan kepada masyarakat, dengan bekerja sama dengan para stakeholder, mengevaluasi organisasi pelayanan kesehatan, serta memberikan inspirasi dalam peningkatan penyediaan pelayanan yang aman, efektif yang paling tinggi, dan bernilai mutunya.

Pada hari yang berbahagia ini yaitu hari Rabu, 29 Mei 2019 dilakukan sosialisasi JCI terhadap seluruh keluarga besar Ilmu Kesehatan Anak oleh dr. Gusti Ayu Putu Nilawati,Sp.A (K), MARS. Acara ini juga dihadiri oleh pihak rumah sakit. Pada kesempatan ini banyak hal yang disampaikan, antara lain tentang patient center care, akses rumah sakit dan kontibuitas pelayanan, katagori-katagori pasien saat berada di IGD, grading transportasi pasien, mutu pelayanan pasien di IGD yang termasuk didalamnya tentang length of stay, disposition time, dan boarding time.

Tidak hanya menjabarkan tentang pasien di IGD, materi dilanjutkan dengan pemaparan tentang pelayanan rawat jalan dan rawat inap yang tidak kalah penting didalam pelayanan suatu rumah sakit. Dalam materi tersebut dipaparkan hal-hal yang sangat penting, seperti tentang asesmen awal yang menghasilkan diagnosis awal, discharge planning, rekonsiliasi obat, asesmen gizi, screening nyeri, penatalaksanaan pasien menjelang ajal, penatalaksanaan pasien diatas usia 65 tahun, dan masih banyak hal penting lainnya yang disampaikan pada kegiatan ini.

                Dengan adanya JCI ini diharapkan seluruh keluarga besar Ilmu Kesehatan Anak dan tidak luput juga bagian lainnya dapat mengerti dan mampu laksana dalam meningkatkan pelayanan terhadap pasien di rumah sakit sesuai dengan nilai-nilai yang sudah ada. (redaksi)