KERSOSKES HUT SMF IKA KE-50 TAHUN DAN HUT RSUP SANGLAH KE-58

Hari minggu tanggal 5 November 2017 yang lalu, SMF Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran  Universitas Udayana RSUP Sanglah melakukan Kerja Sosial Kesehatan (Kersoskes) di daerah Ulasan, kecamatan Manggis kabupaten Karangasem sebagai rangkaian acara perayaan HUT IKA FK Universitas yang ke-50 dan HUT RSUP Sanglah ke-58.

Acara dimulai pada pukul 08.00 wita, dibuka oleh sambutan ketua acara Kersoskes yaitu dr. AANKP Widnyana, SpA (K) dilanjutkan oleh sambutan Bapak kepala desa.  Bapak kepala desa mengatakan bahwa mereka sangat senang menyambut kegiatan ini, dan merasa gembira karena masih banyak yang memperhatikan para pengungsi Gunung Agung, akan tetapi karena aktivitas Gunung Agung yang mulai berkurang saat ini banyak para pengungsi yang telah kembali ke rumahnya masing-masing, kebanyakan hanya pengungsi yang berasal dari kawasan Buana Giri yang berjarang 6 km dari lereng Gunung Agung yang masih menetap di pengungsian.  Sehingga kemarin saat Kersoskes hanya sekitar 100 anak dari balita hingga remaja yang ikut serta dari jumlah awal sebanyak kurang lebih 350 anak.

Walaupun jumlah peserta anak-anak yang diharapkan tidak sebanyak yang ada dilapangan, para peserta tetap bersemangat sekali mengikuti acara yang telah dibuat oleh tim Kersoskes. Perlombaan bagi anak-anak, balai pengobatan dan penyuluhan tidak ada yang sepi peminat.  Lomba memindahkan bola untuk usia 3-5 tahun, lomba mewanai untuk usia 6-9 tahun, lomba memasukan paku ke dalam botol dan lomba joget diikuti oleh peserta kersoskes dengan ceria, yang tampak pada foto-foto di bawah ini.

Selain perlombaan Kersoskes juga mengadakan balai pengobatan gratis, yang juga ramai dikunjungi oleh para pengunjung, baik anak-anak maupun orang dewasa. Setelah menyelesaikan lomba-lomba dan pengobatan, acara ditutup dengan penyuluhan yang dibagi menjadi dua kelompok, kelompok pertama penyuluhan terhadap anak-anak mengenai cara mencuci tangan dan kebersihan lingkungan serta penyuluhan terhadap remaja mengenai bahaya narkoba.

Pukul 11.30 acara diakhiri dengan kegiatan foto bersama di area Kersoskes untuk selanjutnya bersama-sama menuju Banjar Pesinggahan untuk makan siang bersama sebelum pulang ke Denpasar.

Tirtayatra Ilmu Kesehatan Anak 2017

Dalam rangka HUT Program Studi Ilmu Kesehatan Anak FK UNUD yang ke-50, PS IKA menyelenggarakan acara tirtayatra ke Pura Pusering Jagat, bertempat di Gianyar pada hari Minggu, 05 November 2017.


Panitia melakukan persiapan dimulai sekitar pukul 06.00 pagi. Tirtayatra kali ini diikuti oleh supervisor beserta keluarga, residen, perawat, dan para staf bagian/SMF Ilmu Kesehatan Anak. Pada pukul 07.00 rombongan berangkat menuju Pura Pusering Jagat, menggunakan 1 bis dan beberapa kendaraan pribadi. Perjalanan ditempuh dalam waktu kira-kira 1 jam. Suasana di Pura Pusering Jagat ini sangat sakral. Dan persembahyangan pun berlangsung sangat kyusuk.


Pada kesempatan kali ini supervisor yang ikut serta adalah dr. I Ketut Suarta, SpA (K), Dr. dr. I Wayan Bikin Suryawan, Sp.A (K), Dr. dr. IG Lanang Sidiartha, SpA (K), dr. I Made Arimbawa, SpA (K), dr. Gusti Ayu Putu Nilawati, Sp.A (K), dr. Dewi Sutriani Mahalini, SpA, dr. Putu Junara Putra, SpA dan dr. IGN Sanjaya Putra, SH., Sp.A (K).

Tirtayatra ini dilakukan rutin setiap tahun bertujuan untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan melakukan aktivitas bersama untuk semakin mengakrabkan keluarga besar Bagian Ilmu Kesehatan Anak RSUP Sanglah Denpasar.


Setelah melakukan persembahyangan, pukul 11.00 peserta berkumpul di wantilan Jaba Pura untuk makan bersama. Suasana keakraban tampak antar peserta yang saling bercengkrama penuh canda dan tawa, sambil menikmati hidangan yang telah disediakan. Setelah makan siang, acara diakhiri dengan melakukan foto bersama seluruh peserta.


Semoga acara ini dapat dilakukan secara berkelanjutan, dan keluarga Bagian Ilmu Kesehatan anak selalu kompak. BRAVO Pediatri Udayana.

Program Studi Ilmu Kesehatan Anak FK UNUD “TERAKREDITASI A” oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes)

Program Studi Ilmu Kesehatan Anak (PS IKA) Universitas Udayana memiliki visi menjadi institusi pendidikan dokter spesialis anak yang menghasilkan lulusan yang unggul, mandiri, dan berbudaya serta mampu berkiprah di tingkat internasional pada tahun 2025. Guna mencapai tujuan tersebut, PS IKA FK UNUD harus selalu berupaya meningkatkan kualitas. Program Studi IKA FK UNUD telah terakreditasi B oleh Kolegium Ilmu Kesehatan Anak Indonesia pada tahun 2012. Pada tanggal 26-27 September 2017 ini, PS IKA FK UNUD kembali melakukan akreditasi dengan tim asesor yang berasal dari Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes).

Penilaian akreditasi mencakup tujuh standar LAM-PTKes. Segala persiapan telah dilakukan dengan sangat matang, dan saat penilaian pun tiba. Tim asesor LAM-PTKes yang hadir di PS IKA FK UNUD terdiri dari dua orang yaitu Prof. Dr. dr. Dedi Rachmadi, Sp.A(K), M.Kes dan dr. Fitri Hartanto, Sp.A(K). Pada hari-I acara dimulai dengan sambutan oleh Bapak Wakil Rektor I sekaligus membuka acara akreditasi LAM-PTKes. Selanjutnya acara dilanjutkan dengan presentasi borang PS IKA oleh Kepala Program Studi (dr. Ketut Suarta, Sp.A(K), sesi wawancara staf pengajar, residen dan alumni, serta tinjauan sarana ke berbagai fasilitas PS IKA. Acara hari-I diakhiri dengan sesi makan malam tim asesor bersama panitia di Krisna Galeri Diponegoro.

Hari ke-II penilaian oleh tim asesor LAM-PTKes mencakup penilaian terhadap seluruh standar dimulai dari Standar 1 hingga Standar 7. Penilaian pun berlangsung lancar. Setiap pengampu standar mampu memberikan penjelasan dengan sangat baik. Akhirnya penilaian akreditasi ditutup oleh penyamaan persepsi dan penandatanganan berita acara. Acara penilaian akreditasi oleh LAM-PTKes pun dinyatakan resmi ditutup.

Segala upaya yang dilakukan oleh panitia pun berbuah manis. Tertanggal 28 Oktober 2017, PS IKA FK UNUD dinyatakan lulus dan TERAKREDITASI A.

Jayalah selalu PS IKA ku!!! Together we achieve more.

Road To Akreditasi LAM-PTKES

Setelah RSUP Sanglah menjalani penilaian akreditasi dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) pada tanggal 1-4 Agustus lalu, sampai dengan KARS menetapkan RSUP Sanglah Denpasar lulus akreditasi tingkat paripurna, maka tiba saatnya setiap Program Studi Kesehatan Universitas Udayana yang ada di RSUP Sanglah dinilai oleh tim akreditasi dari Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTKes), yang untuk Prodi Ilmu Kesehatan Anak dijadwalkan akan terlaksana pada tanggal 25-27 September 2017 ini.

LAM-PTKes adalah lembaga yang memiliki kewenangan untuk mengevaluasi dan menilai, serta menetapkan status dan peringkat mutu program studi berdasarkan standar mutu yang telah ditetapkan, akan tetapi tujuan dilakukannya akreditasi oleh LAM-Ptkes bukan hanya untuk memberikan status dan peringkat akreditasi prodi saja, tetapi utamanya untuk menumbuhkan kesadaran, motivasi dan langkah-langkah konkret yang akhirnya bermuara pada budaya peningkatan mutu berkelanjutan. Sehingga diharapkan Prodi Ilmu Kesehatan Anak Universitas Udayana nanti dapat terjamin mutunya sesuai pendidikan tinggi kesehatan yang berstandar global.

Persiapan sekaligus pematangan akreditasi LAM-PTKes sudah dilakukan sejak lama, lebih dari satu tahun yang lalu, tim-tim sudah dibagi berdasarkan tujuh standar LAM-PTKes, yaitu 1.)Standar 1 (Visi, misi, tujuan dan sasaran, serta strategi pencapaian); 2.) Standar 2 (Tata pamong, kepemimpinan, sistem pengelolaan, dan penjaminan mutu); 3.) Standar 3  (Mahasiswa dan lulusan); 4.) Standar  4 (Sumber daya manusia);  5.) Standar 5 (Kurikulum, pembelajaran, dan suasana akademik); 6.) Standar 6 (Pembiayaan, sarana dan prasarana, serta sistem informasi); Standar 7 (Penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan kerjasama).

Setiap tim yang sudah terbentuk sudah bekerja mengumpulkan borang-borang, mengumpulkan data yang diperlukan, hingga merapikan dan menyusun borang serta data-data lainnya kedalam bantex agar semua data memiliki bukti fisiknya dan terverifikasi. Seluruh tim yang terdiri dari para dokter Supervisor dan seluruh residen hingga karyawan dibagian Prodi Ilmu Kesehatan Anak ingin memberikan yang terbaik untuk penilaian akreditasi ini. Beberapa kali kami melakukan rapat untuk mengetahui kelengkapan data dari setiap tim, dilanjutkan dengan dilakukannya dua kali gladi kotor persiapan akreditasi. Setelah gladi kotor dilakukan, pada tanggal 8 September lalu kami mengadakan kegiatan kerja bakti di ruang Pudak, mulai dari ruang residen, ruang madya, ruang utama hingga perpustakaan, agar ruangan menjadi rapi dan barang-barang yang sudah tidak terpakai bisa disumbangkan kepada yang membutuhkan. Selanjutnya pada hari Senin, 11 September lalu, dr. Dody Firmanda, Sp.A dan Dr. dr. Aryono Hendarto, Sp.A (K) sebagai Fasilitator dari Lam-PTKES hadir untuk memberikan bimbingan lanjutan agar persiapan akreditasi nanti semakin baik dan hasilnya tidak mengecewakan. Kekurangan-kekurangan yang ditemukan saat bimbingan terakhir kemarin segera kami perbaiki dan kami lengkapi.

Tidak dapat dipungkiri persiapan yang dilakukan seluruh tim akreditasi LAM-PTKes Program Studi Ilmu Kesehatan Anak ini menyita waktu dan tenaga. Pematangan bukti akreditasi juga membutuhkan waktu yang tidak singkat, komunikasi yang harmoni antara seluruh elemen menjadi penting. Sehingga proses akreditasi ini juga saling mempererat persaudaraan antar tim. Semoga seluruh usaha yang telah kami lakukan ini dapat memberikan hasil yang terbaik, karena kami bangga menjadi bagian keluarga PRODI Ilmu Kesehatan Anak Universitas Udayana.  (Redaksi)

Ubud Run, Connecting Pediatrics Runners Into Nature

Hari Minggu, 10 September 2017, para Pediatric Runners kembali mengikuti ajang lari untuk kesekian kalinya. Lari dalam kategori 10 K menjadi pilihan para anggota Pediatric Runners di event UBUD RUN. Selain termotivasi untuk terus menambah jam terbang, keindahan Ubud yang sudah sangat terkenal dengan sawah hijau dengan teraseringnya akan menjadi pemandangan saat berlari membuat Pediatrics Runners sangat bersemangat dan menunggu event lari di Ubud. Medan yang cukup berat karena berlari sambil mendaki selama 5 K pertama memang terbayar dengan pemandangan yang ada.

 

dr. Ketut Suarta, Sp.A (K) beserta istri dan keluarganya serta dr. IGAN Sugitha Adnyana, Sp.A (K) turut serta menaklukan track Ubud ini, diikuti dengan 18 anggota pediatrics runners . Karena tempat acara yang cukup jauh dari pusat kota, pediatrics runners yang berangkat bersama telah berkumpul di depan RSUP Sanglah sejak pukul 03.45 pagi, dan mulai melakukan perjalanan ke Ubud pukul 04.30,. Acara dimulai dengan warming up dari Celebrity Fitness, dan start lari pukul 05.40. Arma Museum & Resort Ubud-Bali sebagai check poin start-finish, rute yang dilalui adalah jalan Monkey Forest sampai ke Tirta Tawar selanjutnya putar balik dan melewati jalan Hanoman sebelum sampai ke garis finish.

Seluruh peserta Pediatrics Runners berhasil tiba di garis finish dan mendapatkan medali Finisher, pantang menyerah mencapai 10 K bersama-sama memberikan semangat. Rasa bangga dan puas dirasakan oleh para Pediatrics Runners, semua mengabadikan momen bahagia tersebut. Acara berfoto ditutup dengan penampilan menarik dan sangat menghibur dari Bali Joe. Semua peserta menikmati acara tersebut.
Sampai jumpa di ajang lari berikutnya Runners!!!! (redaksi)

Pediatric Runners dalam “Maybank Bali Marathon 2017”

Minggu, 27 Agustus 2017 untuk keenam kalinya Maybank menyelenggarakan ajang lari dengan lokasi start di Bali Safari and Marine Park. Kali ini anggota pediatric runner mengikuti kategori lari 21 K atau half marathon. Pada Maybank Bali Marathon (MBM) 2017 ini, sebanyak 8 orang pediatric runners mengikuti ajang ini, dari junior PPDS IKA, senior PPDS IKA, serta supervisor dr. Suarta, Sp.A(K).

 

Akibat macet yang luar biasa menuju lokasi MBM 2017, pediatric runners pun sedikit terlambat memulai start. Namun hal tersebut tidak menyurutkan semangat pediatric runners untuk terus berjuang menaklukan half marathon pada MBM 2017.

Kali ini MBM 2017 menyuguhkan pemandangan yang berbeda. Sepanjang perjalanan, runners disuguhkan oleh berbagai penampilan menarik dari siswa sekolah yang mengenakan pakaian adat Bali. Hal ini menjadi daya Tarik tersendiri dan sekaligus menjadi ajang berfoto ria bagi para runners.

 

Seluruh pediatric runners berhasil mencapai finish dan memperoleh medali. Menjadi suatu kebanggaan bagi pediatric runners dapat terus berkiprah pada berbagai ajang lari. tunggu lagi kehadiran kami para pediatric runner di ajang-ajang lari berikutnya. See you again at the hext run. Go Pediatric Runners !!!!!!!!! (redaksi)

Kunjungan Profesor Hiroma di bagian IKA FK Unud/RSUP Sanglah

PPDS IKA FK Univesitas Udayana/RSUP Sanglah kedatangan tamu special pada tanggal 21 Maret 2017 yaitu Profesor Hiroma. Beliau adalah seorang neonatologi di Nagano Children Hospital, Jepang. Pada kesempatan kali ini, beliau hadir untuk memenuhi undangan dari PPDS IKA tercinta ini. Kunjungan ini merupakan kunjungan kedua dari pihak Nagano Children Hospital di RSUP Sanglah. Sebelumnya, Prof Tomohiko Nakamura pada bulan Febuari tahun 2016 berkesempatan mengunjungi RSUP Sanglah.

Sebagaimana diketahui sejak tahun 2015, PPDS IKA FK Unud/ RSUP Sanglah bekerjasama dengan Nagano Children Hospital untuk sharing teaching, learning dan research. Profesor Hiroma tiba di Bali pada tanggal 20 Maret 2017. Kunjungan Profesor ini merupakan kunjungan beliau pertama kalinya di Bali. Beliau begitu terkesan dengan keramahtamahan , budaya di Bali. Setibanya beliau di Bali, beliau disambut dengan dinner meeting di Arena oleh dr Ketut Suarta, Sp.A(K), dr. Metriani Nessa, Sp.A, dr.Sukmawati, Sp.A untuk membicarakan tentang rencana kunjungan besok hari.

Keesokan harinya di hari Kamis, 21 Maret 2017, Profesor Hiroma tiba  di RSUP sanglah langsung menuju NICU bersama dengan tim NICU dan dr Ketut Suarta, Sp.A(K) untuk melakukan visite. Semua tampak antusias dengan kedatangan beliau.

Kemudian acara dilanjutkan dengan presentasi Professor Hiroma dengan topik Treatment of very premature baby in Nagano Children Hospital. Diskusi berlangsung sangat menarik dihadiri seluruh residen IKA dan beberapa supervisor IKA. Setelah itu giliran tim NICU melakukan presentasi kasus yang dipresentasikan oleh dr. Icha Sinardja dan acara dilajutkan dengan diskusi. Berbagai pertanyaan aplikatif  diutarakan kepada professor.


Acara diakiri dengan penyerahan kenang-kenangan berupa patung tarian bali. Menerima kenang-kenangan tersebut, Professor tampak terkejut dan senang. Acara kunjungan resmi di RSUP Sanglah berakhir. Bagian IKA FK Unud/RSUP Sanglah merasa terhormat dengan kesdiaan beliau untuk meluangkan waktu berkunjung. Semoga jalinan kerjasama antara PPDS IKA FK Unud dan Nagano Children Hospital dapat berlangsung dengan baik dan mampu membawa PPDS IKA dalam mewujudkan visi dan misi. Sukses selalu PPDS IKA FK Unud.

Update Ilmu Neonatologi bersama pakar dalam BICCM 2017 Neonatology Workshop 2017

Tak terasa, tahun 2017 telah menginjak bulan kelima. Pada pertengahan Mei 2017 ini , Divisi Fetomaternal Fakultas Kedokteran Universitas Udayana RSUP Sanglah Denpasar, bekerjasama dengan Woman’s and Children’s Hospital Adelaide Australia, serta beberapa bagian dari RSUP Sanglah yaitu SMF Ilmu Kesehatan Anak dan SMF Anestesi dan Terapi Intensif, kembali menggelar acara Bali International Combined Clinical Meeting (BICCM). BICCM ini dilaksanakan selama 3 hari, dari tanggal 18 Mei – 20 Mei 2017 yang lalu. BICCM yang ke 7 ini juga mengundang beberapa staf pengajar, para profesor, dokter spesialis, bidan, maupun perawat dari Women’s and Children’s Hospital, Adelaide Australia. Kegiatan yang dikenal dengan nama BICCM ini, digelar secara rutin satu kali tiap tahunnya. Acara yang berlangsung tiap tahun di Sanur Paradise Hotel dan RSUP Sanglah saat ini diketuai oleh dr. AAN Jaya Kusuma, Sp.OG(K)-MARS.

Bagian Neonatologi-Ilmu Kesehatan Anak RSUP Sanglah, melaksanakan sebuah workshop dengan tema “Prevention of Neonatal Sepsis Haemodynamics of neonatal sepsis antibiotic resistance”. Acara workhsop ini dilaksanakan pada hari Jumat, 19 Mei 2017 di Ruang Utama SMF Ilmu Kesehatan Anak RSUP Sanglah, yang dihadiri oleh banyak supervisor, residen anak, perawat, serta bidan RSUP Sanglah. Adapun bahan workshop dan pembicara yang dibahas ialah “Infection Control” yang dipresentasikan oleh Lee Hussey dan Mel Barker, “Steps to minimise Antimicrobial Resistance in NICU” oleh DR Brett Ritchie, dan “Septic Shock Haemodynamics and Management” oleh DR Vineesh Bhatia. Acara workshop ini berlangsung dengan sangat padat, singkat, dan tepat karena diakhiri dengan diskusi tanya-jawab dari beberapa peserta BICCM kepada para tutor dari Women’s and Children’s Hospital, Adelaide Australia.

Kemudian, di keesokan harinya, Sabtu, 20 Mei 2017, dilaksanakan kunjungan ke ruang NICU (Neonatal Intensive Care Unit) RSUP Sanglah. Adapun kunjungan tersebut dihadiri oleh tim dari Women’s and Children’s Hospital, Adelaide Australia dan seluruh peserta BICCM yang berjumlah kurang lebih 40 orang. Ada beberapa laporan kasus yang dibahas langsung saat kunjungan, dan para pengajar dari Australia inipun tampak sangat berantusias untuk mengajari sekaligus berdiskusi tentang kasus-kasus pasien yang ada di NICU tersebut. Setelah melakukan kegiatan diskusi tanya-jawab di ruang NICU, lalu dilakukan presentasi laporan kasus oleh beberapa residen anak, diantaranya adalah dr. Linda Silviana Sari dan dr. Novita Purnamasari Asssa, yang masing-masing membawakan sebuah laporan kasus. Setelah presentasi case report ini selesai, seluruh peserta BICCM baik dari bagian SMF Ilmu Kesehatan Anak, SMF Obstetri dan Ginekologi, dan SMF Anestesi dan Terapi Intensif, dikumpulkan kembali ke dalam ruangan pertemuan Fetomaternal Obstetri-Ginekologi RSUP Sanglah untuk melakukan sesi penutupan seluruh rangkaian acara BICCM, dengan pemberian kenang-kenangan kepada seluruh para pengajar dari Woman’s and Children’s Hospital Adeilaide Australia serta dilakukan foto bersama. Pada akhirnya, terlaksana sudah seluruh rangkaian acara BICCM tahun ini. Sampai bertemu di kesempatan berikutnya pada acara BICCM tahun depan..(redaksi)

Pediatrics Runner Taklukan Eksotisnya Pantai Pandawa

 

Minggu, 30 April 2017 ZINC kembali menghadirkan event lari yaitu “ZINC COAST TRAIL RUN” di Pantai Pandawa, Desa Kutuh, Nusa Dua, Bali. Tidak ketinggalan bagi Pediatric runnes untuk ikut meramaikan acara ini. Pada event kali ini, pediatric runner harus berlari menjelajahi pasir pantai dan menantang terjangan ombak . Selain itu, pediatric runners ditantang untuk melintasi jalanan mendaki dan menurun yang ekstrim serta melewati tanah kapur, jalan berbatu, semak belukar.

Pediatric runers yang terdaftar sebanyak 20 diantaranya dr. IGN Sanjaya Putra, Sp.A(K) dan dr. Ketut Suarta, Sp.A(K) turut serta tertantang untuk menaklukan medan kali ini. Pediatric runners harus menempuh jarak 12 kilometer. Pagi-pagi dini hari pukul 05.00 , pediatric runners sudah bersiap berkumpul di patung ibu untuk bersama-sama ke Pantai Pandawa. Tepat pukul 6.00 WITA acara lari dibuka dengan suara sirine sebagai tanda dimulainya ajang ini.

Setelah start di Pantai Pandawa, pediatric runner melewati medan off-road batu berkapur, lalu akan memasuki lintasan jalan beraspal lalu kembali masuk medan off-road. Dari jalur ini, pediatric runners menempuh rute menuju Pura Gunung Payung untuk selanjutnya kembali mengambil rute pantai melalui Pantai Gunung Payung. Lalu kembali ke pantai dengan menuruni 160 anak tangga untuk kembali ke berlari di pantai Pandawa.

Walaupun pada kali ini medan yang ditempuh termasuk berat, pediatric runners sangat menikmati dapat berlari di tengah alam dengan udara yang segar sambil menikmati keeksotisan alam pantai di Bali.

Peserta pediatrics runner pertama yang tiba di garis finis adalah dr. Diah Pratiwi dengan catatan waktu 01:31:51 disusul kemudian oleh dr Yanitama Putri dengan catatan waktu 01:45:47. Seluruh pediatrics runner berhasil mencapai garis finish dan mendapatkan medali. Rasa bangga tidak dapat ditutupi oleh para pediatrics runner. Semua tiada henti mengabadikan momen bahagia ini bersama. Tiba pada acara pembagian doorprize, dr Pratita acchedya pada kesempatan kali ini beruntung mendapatkan 1 buah jam tangan Garmin. Selamat kepada dr. Pratita!

Sampai jumpa lagi di ajang lari berikutnya Pediatric Runner! (redaksi)