Pediatric Hiking Club berhasil mengibarkan bendera Merah Putih di Puncak Gunung Abang (2.151 mdpl)

photo_2016-08-26_13-59-54

Tak terasa tahun 2016 telah memasuki bulan ke 8 nya, yaitu bulan Agustus, bulan penuh semangat patriotisme karena pada bulan ini di tanggal 17 Agustus, Indonesia merayakan hari Kemerdekaannya yang ke 71. Semangat patriotisme kali ini diwujudkan oleh residen dan supervisor PPDS IKA FK UNUD melalui kegiatan mendaki Gunung Abang yang terletak di Desa Abang, Kecamatan, Kintamani, Kabupaten Bangli.

Sekilas tentang Gunung Abang, gunung ini merupakan gunung ketiga tertinggi di Bali, dengan ketinggian 2.151 meter di atas permukaan laut dan bahkan merupakan puncak tertinggi kaldera Batur. Gunung Abang ini merupakan bukit yang berupa hutan basah dan cemara, bukit yang terbentuk akibat letusan besar dari gunung berapi di masa lalu. Gunung Abang juga dikatakan merupakan titik tertinggi dari pematang kaldera yang mengelilingi Gunung Batur yang luasnya sekitar 13,8 x 10 km. Dan di tahun 2016 ini, Gunung Abang terpilih menjadi target pendakian residen dan supervisor PPDS IKA FK UNUD yang tergabung dalam Pediatric Hiking Club.

Sore itu, 13 Agustus 2016, tim Pediatric Hiking Club berangkat beriringan menuju Kintamani untuk mempersiapkan diri pagi hari besoknya tanggal 14 Agustus 2016 untuk berangkat mendaki. Rombongan menyusuri jalanan Kintamani yang dingin dan sedikit berkabut oleh karena cuaca sedikit mendung saat itu.

1

Tiba di lokasi penginapan, rombongan Pediatric Hiking Club melakukan persiapan untuk malam briefing dan gathering , tampak suasana kekeluargaan yang hangat di malam yang dingin di kaki Gunung Batur. Supervisor kami yang berkesempatan ikut serta kali ini adalah dr. Ketur Suarta, SpA (K), dr. IGN Sanjaya Putra, SpA (K), dan dr. IPG Karyana, SpA (K) beserta keluarga.

2

Pagi, 14 Agustus 2016 pukul 04.00, rombongan bersiap-siap melakukan perjalanan ke lokasi Start Point Gunung Abang. Di lokasi Start Point sendiri, para guide atau pemandu kami telah siap dan kembali memberikan kami briefing singkat, setelah sarapan dan berdoa, tepat pukul 07.00 kami pun melangkah maju dan naik (mendaki-red).

3

Suasana mendung sempat membuat kabut Kintamani menutupi keindahan pemandangan danau batur yang seharusnya tampak dengan jelas dari titik Start Point , hal ini pun membuat suasana semakin dingin. Tetapi langkah kami tetap tegap dan tegas melangkah naik (karena memang perjalanan awalpun telah diawali dengan tanjakan yang cukup curam). Suara burung berkicau dan wangi pohon cemara, disertai segarnya udara hutan di pagi hari sangat memberikan suasana yang berbeda ditengah kondisi kami sebagai dokter yang selalu berkecimpung dengan kehidupan rumah sakit. Hari ini serasa mendapat udara segar yang memenuhi alveoli paru-paru kami.

Pendakian Gunung Abang ini, mempunyai 3 check point, dengan jalan setapak yang merupakan gabungan jalan tanah dan batuan membuat track perjalanan cukup sulit dan licin. Di setiap check point  terdapat Pura dan dengan track  yang datar, sehingga selain bias istirahat sejenak, rombongan juga bisa melakukan persembahyangan dan atau mengabadikan pemandangan indah Danau Batur yang sudah mulai tampak setelah mendung dank abut digantikan indahnya sinar matahari pagi.

6

Stamina dan keteguhan hati semakin ditantang seiring dengan naiknya dan curamnya perjalanan pendakian menuju puncak. Tekad dan semangat kebersamaan membuat rombongan tidak pantang menyerah dan saling bantu hingga puncak.

4 5 7 8

Tepat pukul 9.30 wita, rombongan pertama mencapai puncak Gunung Abang, diikuti oleh rombongan lain beberapa menit kemudian. Kembali kami dihidangkan pemandangan indah Danau Batur yang tampak jelas dari atas, dan menunjukkan ciptaan Tuhan yang luar biasa indahnya.

10 13.1 12 13

Setelah kegiatan foto-foto bersama, kami melakukan persembahyangan bersama di Pura Puncak Gunung Abang, sebagai rasa syukur kami diberikan kesehatan dan kekuatan hingga detik ini dan semoga bisa selalu sehat ke depannya. Setelah makan siang bersama, kami melanjutkan perjalanan menuruni Gunung Abang. Turun menuju lokasi start point juga bukan merupakan hal yang mudah, track  yang licin, menukik dan berbatu menjadi tantangan yang berat buat lutut dan quadriceps  kami, namun kembali, kebersamaan dan saling membantu diantara rombongan membuat segalanya mudah dan lancar.

14 14.1

Pukul 13.30 rombongan sampai di start point, sembari menunggu jemputan datang, kami beristirahat sejenak dan kembali mendapat briefing singkat dari KPS kami dr.Ketut Suarta, SpA (K) sebelum perjalanan pulang. Yes! Pediatric Hiking Club berhasil mengibarkan Sang Saka Merah Putih di Puncak Gunung Abang 2.151 mdpl. Semoga masih ada kesempatan lagi di lain waktu, di Gunung yang lain untuk kami daki bersama. Sampai Jumpa! (Yanitama-redaksi)

15