ACARA KEKELUARGAAN PPDS IKA FK UNUD

batur

Progran Pendidikan Dokter Spesialis Ilmu Kesehehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Udayana menggelar acara kekeluargaan mendaki gunung Batur pada hari Minggu, 5 Mei 2013. Acara ini merupaka acara rutin tahunan yang dilaksakan untuk mempererat tali persaudaraan antara sesama residen anak serta dengan supervisor .

Kintamani adalah salah satu kecamatan yang ada di kabupaten Bangli di pulau bali, yang memiliki beragam tempat wisata yang sangat menakjubkan. Kintamani sampai saat ini masih merupakan tujuan wisatawan domestik dan asing untuk melengkapi serangkain jadwal liburan mereka. Suasana yang sepi serta hawa yang sejuk di Kintamani sangat cocok bagi mereka yang sudah penat dengan suasana perkotaan yang penuh dengan kebisingan dan kemacetan.

Gunung Batur merupakan gunung berapi aktif dikecamatan Kintamani, kabupaten bangli, Bali, Indonesia. Terletak dibarat laut gunung Agung, dengan ketinggian 1.717 m (5.633 kaki) gunung ini memiliki kaldera berukuran 13,8 x 10 KM dan merupakan salah satu yang terbesar dan terindah didunia (van bemmelen). Pematang kaldera tingginya berkisar antara 1267-2152 M (puncak G.Abang). Didalam kaldera I terbentuk melingkar dengan garis tengah lebih kurang 7 km, dasar kaldera II terletak antara 120-300 m lebih rendah dari pundak Kintamani (dasar kaldera I), didalam kaldera tersebut terdapat danau yang terbentuk bulan sabit yang menempati bagian tenggara yang panjangnya sekitar 7,5 km, lebar maksimum 2,5 km, kelilingnya sekitar 22km dan luasnya sekitar 16 km2 yang dinamakan Danau Batur. Kaldera gunung Batur diperkirakan terbentuk akibat dua letusan besar 29.300 dan 20.150 tahun yang lalu.

Sabtu, 4 Mei 2013 rombongan IKA Fakultas Kedokteran Universitas Udayana yang berjumlah kurang lebih bertolak ke Kintamani dan dilanjutkan menuju Toya Bungkah. Toya Bungkah merupakan obyek wisata yang terletak di pinggir danau Batur dan berada di desa Songan Kecamatan Kintamani. Di tempat ini terdapat sumber air panas alami yang bersumber dari gunung Batur. Perjalanan dari Denpasar ke Toya Bungkah menghabiskan waktu sekitar 2 jam. Malam harinya, kami isi dengan acara makan malam bersama sambil bakar-bakar ikan dan diiringi alunan musik Jazz yang mengalun sangat merdu menambah romantis suasana malam di Toya Bungkah waktu itu. Dipinggir kolam, tawa riang kami pecah bersama. Segala beban, ketegangan dan kepenatan seakan sirna ditelan suasana saat itu. Segala macam hidangan tersedia diatas meja yang semuanya merupakan sumbangan dari residen dan supervisor. Setelah makan malam selesai semua anggota berkumpul dan kemudian bernyanyi bersama diiringi petikan gitar, tampak wajah – wajah ceria dan penuh suka cita yang berbaur menjadi satu. Sekitar jam 23.00 Wita kami semua memutuskan untuk istirahat karena mengingat besoknya kami harus bangun pagi untuk acara mendaki gunung Batur.

_MG_0236

_MG_0235

Minggu, 5 Mei 2013, jam 06.00 Wita. cuaca masih sangat dingin, kabut masih menyelimuti ibu pertiwi kintamani, dan kami semua sudah bersiap-siap. 06.15 Wita kami sarapan pagi bersama dengan menu nasi goreng ala Toya Bungkah dan ditemani segelas teh hangat penghangat tubuh kami. Jam 07.00 wita kami berangkat mendaki Gunung Batur yang diawali dengan acara berdoa bersama agar kami semua selalu berada dibawah lindungan Tuhan Yang Maha Esa.

IMG_0419
Langkah demi langkah kami jalani, pohon – pohon pinus yang rindang serta semak belukar yang terjalpun kami lewati, sehingga setelah kurang lebih 2 jam perjalanan kami sampai di puncak gunung Batur. Rasa bangga bercampur haru kami rasakan setelah kami menginjakan kaki kami di puncak gunung Batur.

IMG_0388
Rasa bangga ini sungguh sangat beralasan karena dengan rasa kebersamaan dan semangat bahu membahu kami, semua anggota yang sebagian besar tidak pernah mendaki bisa menginjakan kaki di puncak gunung dengan kaldera terindah di dunia ini. Di puncak gunung Batur ini kami menikmati kebesaran Tuhan atas ciptaanNya Kami berfoto serta bersenda gurau bersama di puncak itu.

IMG_0377
IMG_0395
Setelah puas kami menikmati keindahan gunung Batur yang maha dahsyat itu, kami memutuskan untuk kembali ke penginapan. Sekitar jam 15.00 Wita kami semua sampai dengan selamat di penginapan, kemudian kami memanjakan diri dengan berendam bersama di kolam yang airnya dari mata air pegunungan yang sangat hangat karena mengandung belerang. Segala capek dan letih seakan sirna oleh hangatnya air kolam belerang. Sekitar jam 16.30 wita kami semua pulang ke Denpasar bersama-sama dengan sejuta kenangan manis yang tak akan pernah kami lupakan sampai kapanpun dan berharap suatu saat nanti kami akan datang lagi ke suatu tempat yang berbeda, mengulangi segala kemesraan dan indahnya kebersamaan ini. Sungguh sangat menakjubkan. Terimakasih rekan-rekan atas kebersamaannya. Kita bangga menjadi bagian dari Bagian/SMF IKA FK UNUD/RSUP Sanglah Denpasar.  BRAVO !! (Redaksi)

Blend

Blend2

Blend3